DIKUKUHKAN - Pengurus Provinsi Perkemi Sulawesi Tengah periode 2021-2025 berswafoto usai dikukuhkan di salah satu hotel di Kota Palu, Senin (24/1/2022). (Foto: Ist/ KONI Sulteng)
  • Pengurus Periode 2021-2025 Dilantik

Palu, Metrosulawesi.id – Cabang olahraga (Cabor) Kempo di Sulawesi Tengah (Sulteng) yang dinaungi oleh Pengurus Provinsi Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) menaruh target dua emas pada perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara (Sumut) di tahun 2024.

Hal demikian disampaikan langsung oleh Ketua Perkemi Sulteng, Tirtayasa Effendi, usai dilantik bersama jajaran pengurus periode 2021-2025 di salah satu hotel di Kota Palu, Senin (24/1). Pelantikan itu dilakukan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Perkemi), H. Saifudin Aswari Rivai.

“2 emas PON 2024 Siap?!,” kata Tirtayasa disambut kompak siap oleh Kenshi yang hadir.

Hadirnya Ketum PB Perkemi secara langsung ini diakui memberikan semangat baru Kenshi di Sulteng. Pelantikan Pengurus Perkemi Sulteng dihadiri Sekretaris Umum KONI Sulteng, Husin Alwi dan pengurus KONI Sulteng, serta Ketua Pengprov induk olahraga di Sulteng.

Menurut Tirtayasa, beladiri adalah cabor yang tidak terukur yang memungkinkan segalanya bisa terjadi. Olehnya, ia Optimis Sulteng bisa berbuat banyak di PON 2024.

Hal ini sejalan dengan apa yang dikatakan Dr. Gunawan SOR MOR AIFO. Mewakili KONI Sulteng, ia mengatakan semangat Kenshi Sulteng di era pengurus saat ini bisa memicu prestasi Kenshi pada PON 2024. Gunawan mengatakan bahwa Gubernur Sulteng menjanjikan bonus Rp1 miliar 1 emas PON 2024.

“Kita berharap dari cabang olahraga kempo ini bisa menjadi harapan Sulteng mendulang medali emas pada PON 2024,” kata Gunawan yang juga sekretaris Pokja Sulteng Emas.

Sementara itu, Saifudin, meminta shorinji kempo di Sulteng memanfaatkan momentum Sulteng Emas yang digaungkan pemerintah daerah setempat. Menurutnya, bonus Rp1 miliar 1 emas PON 2024 itu merupakan bentuk perhatian yang luar biasa kepada atlet.

“Memang harus begitu, atlet berprestasi harus dihargai. Ini bukti bahwa KONInya, Gubernurnya mendukung olahraga dan sangat menghargai atlet,” kata Saifudin.

Selain itu, Saifudin juga menyampaikan menjadi pengurus Shorinji Kempo itu tidak gampang, karena membutuhkan pengorbanan waktu, biaya, serta pengabdian. Ia berharap Shorinjo Kempo Sulteng, bisa menjalin komunikasi yang baik kepada pemerintah daerah setempat untuk perkembangan para atlet.

“Tugas besar Pengurus Perkemi Sulteng ini ialah, bagaimana melakukan pembinaan sebaik baiknya kepada para atlet agar teruslah optimis, untuk mempertinggi prestasi sehingga bias mencapai hasil yang maksimal meraih medali di kancah nasional bahkan international,” tuturnya. (*)

Reporter: Addi Pranata

Ayo tulis komentar cerdas