
- Baru 76 Siswa Dapat Izin dari Orangtua
Palu, Metrosulawesi.id – Kepala SD Negeri 6 Palu, Kartini Saleng mengatakan, pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun di sekolah yang dipimpinnya berjalan lancar dan aman.
“Dalam pelaksanaan vaksinasi tersebut, kami bekerjasama dengan Puskesmas Nosarara. Alhamdulillah ada sebanyak 76 peserta didik telah mendapat izin dari orang tuanya untuk menerima vaksinasi yang berlangsung di sekolah,” kata Kartini, di Palu, belum lama ini.
Namu kata Kartini, jumlah tersebut belum mencapai angka maksimal jika dibandingkan dengan jumlah keseluruhan peserta didik yakni sebanyak 353 orang.
“Alhamdulillah pelaksanaannya berjalan lancar, aman dan tidak ada kendala.Dari 353 peserta didik kita, yang mendapat izin untuk divaksin sejumlah 76 orang saja, karena berbagai alasan ada yang orang tuanya masih ragu, ada juga yang memiliki riwayat penyakit bawaan.Tentunya ini belum maksimal untuk mendukung Pembelajaran Tatap Muka (PTM) normal nanti,” jelasnya.
Untuk itu, Kartini berharap, para orang tua dapat memberikan dukungan terhadap pelaksanaan vaksinasi ini, dengan memberikan izin kepada anaknya untuk divaksin, sehingga PTM disekolahnya dapat segera diimplementasikan.
“Harapan saya, semoga orang tua peserta didik bisa memberikan izin kepada anaknya untuk divaksin, sehingga kita bisa segera tatap muka secara normal,” ungkapnya.
Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Ansyar Sutiadi mengungkapkan, sesuai hasil evaluasinya tentang protokol kesehatan (prokes) di jenjang SD dan SMP di Palu, ternyata saat ini penerapannya kembali lemah.
“Ketika saya monitoring di salah satu sekolah, ternyata masih ada anak-anak tidak dibekali masker dari rumahnya. Maka dari itu saya berharap betul-betul kepada orangtua siswa, agar memperhatikan masker baik itu model masker medis atau kain,” kata Ansyar, melalui ponselnya, Kamis, 20 Januari 2022.
Selain itu, Ansyar mengimbau, para kepala sekolah juga dapat menyiapkan sarana masker cadangan, agar jika ada anak lupa menggunakan masker, maka sekolah dapat memberikannya.
“Kami berharap ada kerjasama yang baik antara orang tua dan sekolah, sehingga dapat menekan keterpaparan Covid-19 di lingkungan sekolah. Selain itu, sarana prasarana prokes saya harap juga dapat diperhatikan, seperti tempat cuci tangan, makanan, tempat duduk,” ujarnya.
Menurut Ansyar, setelah dilakukannya monitoring kemarin, ternyata kelemahan di sekolah itu kembali di prokes.
“Jadi saya mohon betul kepada orang tua dan guru, agar penerapan prokes ini menjadi salah satu perhatian utama, sambil kita mendorong proses vaksinasi,” ungkapnya.
Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj































