Gubernur Sulteng, H Rusdy Mastura. (Foto: Admin Pimpinan)

Palu, Metrosulawesi.id – Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura menyayangkan sikap sejumlah bupati dan wali kota yang kurang memberi perhatian pada program kredit usaha rakyat (KUR) yang sudah dirintisnya bekerjasama dengan Bank BRI. Pemprov Sulteng sebelumnya sudah menjalin kerjasama untuk penyalur KUR senilai Rp5 triliun untuk petani di Sulteng.

“Iya respons bupati setengah-setengah,” kata Gubernur Rusdy saat ditanya Metrosulawesi soal respons kepala daerah terkait dengan program KUR sebesar Rp5 triliun itu di ruang kerjanya, Selasa 18 januari 2022.

Gubernur kala itu didampingi Tenaga Ahli Gubernur bidang ekonomi dan investasi, Ronny Tanusaputra.

“Mungkin karena mereka menganggap KUR itu bukan program mereka (bupati,red),” tambah Gubernur yang akrab dipanggil Cudy.

Ronny mengatakan, meski sebagian bupati kurang merespon baik terhadap program itu, namun ada satu dua bupati yang responnya sangat baik.

“Seperti Bupati Morowali dan Bupati Sigi. Mereka responnya bagus terhadap program ini,” kata Ronny menambahkan.

Padahal kata Ronny, pak Gubernur sudah menyurat ke bupati dan wali kota meminta agar program itu ditindaklanjuti di lapangan.

“Tapi sayangnya, ada bupati yang masa bodoh,” kata gubernur.

Sebenarnya lanjut gubernur, pihaknya menginginkan kerjasama (MoU) soal KUR dengan Bank BRI ditindaklanjuti oleh bupati.

“Saya mau ini MoU direalisasikan. Misalnya, undang BRI di kabupaten rapat bersama-sama dinas-dinas. Ini ada MoU, bagaimana untuk dimanfaatkan,” jelas gubernur.

Gubernur mengatakan, program KUR tersebut sangat bermanfaat untuk membantu petani mengembangkan pertaniannya. Dengan bunga yang hanya sebesar 3 persen, bisa digunakan beragam kebutuhan petani.

“Sayangnya kurang direspon bupati. Mungkin karena ini bukan program yang tidak ada duitnya,” jelas gubernur.

Sebelumnya, Gubernur Rusdy meminta kepada daerah baik bupati maupun wali kota di Sulteng mendorong dan mendampingi masyarakat untuk mendapatkan fasilitas dana Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Saya kembali menyurati ke bupati dan Wali Kota Palu agar mendampingi masyarakat untuk memanfaatkan kemudahan memperoleh dana KUR untuk pengembangan UMKM,” ucap gubernur, di Palu, Kamis 16 September 2021 lalu.

Gubernur Rusdy mengakui bahwa ia bersama pimpinan BRI telah menandatangani kerja sama pemberian dana KUR untuk peningkatan ekonomi masyarakat. Lewat kerja sama itu, BRI menyediakan dana KUR senilai Rp5 triliun untuk membantu peningkatan ekonomi masyarakat.

“Secara nasional pemerintah telah menetapkan kebijakan untuk penyaluran kredit dengan bunga rendah dan pinjaman di bawah Rp100 juta tidak memiliki agunan. Selain itu, ada juga penyaluran kredit PEN,” ungkap Rusdy.

Gubernur memberikan perhatian serius terhadap hal itu, agar masyarakat di Sulteng dapat menikmati kemudahan memperoleh dana KUR itu untuk pengembangan usaha.

“Masyarakat Sulawesi Tengah dapat menikmati kemudahan untuk mendapatkan fasilitas itu, yang bertujuan untuk dapat meningkatkan produktivitas dan membuka usaha baru untuk mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat yang sedang terpuruk,” katanya.

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Wagub Sulteng) Ma’mun Amir mengatakan bantuan modal usaha melalui skema dana KUR bertujuan untuk pemulihan ekonomi masyarakat dan daerah. Wagub Sulteng Ma’mun Amir mengemukakan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah lewat kepemimpinan ia dan Gubernur Rusdy Mastura berkomitmen untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

Sebelumnya Regional CEO Bank BRI Manado Sulawesi Utara Jhon Sarjono saat bersilaturahim dengan Gubernur Sulteng Rusdy Mastura, di Palu, mengemukakan bahwa PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) siap membantu Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam menyediakan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 5 Triliun untuk kepentingan peningkatan usaha masyarakat Sulteng.

“Sesuai permintaan Gubernur Sulteng Rusdy Mastura, kami akan siapkan dana KUR untuk Sulawesi Tengah sebesar Rp 5 Triliun dengan harapan dapat mendukung peningkatan ekonomi masyarakat,” kata Jhon Sarjono.

Reporter: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas