Pemimpin Bulog Kanwil Sulawesi Tengah, David Susanto. (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – Realisasi tahun 2022 ini, Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Kantor Wilayah Sulawesi Tengah akan menargetkan serapan beras dari petani lokal sebesar 16 ribu ton.

Demikian hal tersebut diungkapkan langsung oleh Pemimpin Bulog Kanwil Sulawesi Tengah, David Susanto usai ditemui sejumlah wartawan di kantornya Jalan Moh Yamin, Kota Palu, Rabu (26/1/2022).

Dikatakan, pihaknya optimis bahwa tahun ini serapan beras akan tercapai. Sementara itu, David juga mengungkapkan untuk ketersediaan stok yang ada di gudang seluruh Kanwil Bulog kurang lebih sekitar 15 ribu ton.

“Paling tidak itu juga cukup persediaan beras satu tahun ke depan. Apalagi dalam waktu dekat ini ada musim panen raya di bulan Maret dan April. Kita yakin sedikit demi sedikit memang lebih untung mengisi kekosongan di pasaran,” katanya.

Menurutnya, jika beras hasil panen petani lokal sudah banyak dijual di pasar dan terpenuhi. Selanjutnya, Bulog Kanwil Sulteng akan melakukan penyerapan dan bahkan telah bersiap menampung hasil panen tersebut.

“Intinya kita sudah siapkan sarana prasarana. Penyerapan tetap sesuai SOP Bulog. Jujur kami akui ada beberapa kendala, salah satunya soal pengolahan pasca panen rata-rata mesin petani di sini masih konvensional,” ujarnya.

Padahal, lanjut David, seharusnya kalau diperhatikan dengan moderenisasi mesin yang pasti akan menghasilkan beras berkualitas. Diharapkan pemerintah agar membantu petani dalam menggunakan sistem penggilingan lebih moderen.

“Pemerintah harus berperan penting dalam meningkatkan kemampuan petani mengelola pangan khususnya beras. Contohnya, memberikan bantuan alat pengilingan yang lebih moderen,” ujarnya menambahkan.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas