Home Donggala

Ratusan Pekerja UMKM dan Tambang Dirumahkan

8
Moh Ilham Yunus. (Foto: Metrosulawesi/ Tamsyir Ramli)
  • Anggaran Disnakertrans Donggala Dipangkas Rp.550 Juta

Donggala, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Donggala Moh Ilham Yunus mengungkapkan, sebanyak 643 pekerja UMKM dan 62 pekerja di tambang Galian C terpaksa dirumahkan akibat pandemi Covid-19.

“Angka 643 orang ini terhitung mulai Juli 2020, begitu juga dengan yang di Galian C, angka ini akan terus bergerak. Mereka ini bukan di PHK, tetapi dirumahkan, karena kondisi sekarang perusahaan atau pelaku usaha tidak mampu mengcover semua, mereka masih bisa bekerja kembali,” ungkap Moh Ilham Yunus saat dikonfirmasi Metrosulawesi di kantornya, Selasa 6 April 2021.

Ilham berharap di masa pandemi ini harus ada inovasi dari masyarakat untuk lebih meningkatkan kreativitas dan juga mengoptimalakan potensi sumber daya alam.

Sementara itu, Disnakertrans harus merelakan dananya terpangkas sebesar 550 juta untuk kepentingan penaganan Covid 19. Pemangkasan anggaran ini berdasarkan pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 17.

“Dari Rp3,5 miliar dana, kami harus merelakan 550 juta dipangkas untuk kepentingan penanganan Covid-19,” kata Moh Ilham Yunus.

Dari pemangkasan anggaran ini, Ilham merasa tidak terbebani dan tetap bekerja seperti biasanya. Bahkan tenaga honorernya yang berjumlah 37 orang tak akan dirumahkan.

“Saya tetap memertahankan honorer saya berjumlah 37 orang, kita berusaha agar tetap bekerja dan mempertahankan staf honorrer, artinya mereka (honorer) bisa berinovasi sesuai potensi yang dimiliki,” sebutnya.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas