Home Ekonomi

Giliran Palu, Pegadaian Resmikan Bank Sampah

408
Direktur Utama PT Pegadaian (persero), Kuswiyoto, saat memberikan plakat kepada Pemerintah Kota Palu yang diwakili Wakil Walikota, Sigit Purnomo Said, di acara peresmian Bank Sampah di Kelurahan Duyu, Kota Palu. (Foto: Fikri Alihana/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – PT Pegadaian(perseroan)  menambah jangkauan program ‘Bersih-Bersih Pegadaian’ di Sulawesi. Kali ini, giliran Kota Palu. Gerai bank sampah tukar emas diresmikan di Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Rabu (06/03/2019). Program ini sebagai  bentuk upaya perseroan dalam meningkatkan kesehatan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat dengan memilah sampah menjadi tabungan emas.

Peresmian Bank Sampah dalam program Pegadaian Bersih-Bersih dibuka langsung Direktur Utama PT Pegadaian, Kuswiyoto. Hadir pada peresmian, dari pihak Pemerintah Kota Palu diwakili Wakil Walikota Palu, Sigit Purnomo Said.

Kuswiyoto dalam sambutannya mengatakan, Bank Sampah di Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga ini, adalah Bank Sampah yang pertama di Sulawesi Tengah yang dibangun oleh Pegadaian, setelah berhasil dilaksanakan di beberapa kota di seluruh Indonesia.

Program Pegadaian Bersih-Bersih, kata Kuswiyoto, program tersebut merupakan upaya konsisten Pegadaian untuk mengajak masyarakat di Kota Palu, agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dengan membangun Bank Sampah.

‘’Pada prosesnya nanti, Pegadaian akan membantu memberikan pembelajaran atau pelatihan kepada masyarakat untuk mengumpulkan dan memilah sampah kemudian ditukar menjadi tabungan emas,’’ kata Kuswiyoto.

Lebih jauh Kuswiyoto menjelaskan, mengubah sampah menjadi emas dapat meningkatkan nilai perekonomian masyarakat setempat. Warga dapat memanfaatkan sampah rumah tangga yang ada di sekitar dan ditukarkan menjadi tabungan emas.

‘’Intinya dengan dilaksanakannya program ini, setidaknya membantu perekonomian masyarakat,’’ jelas Kuswiyoto sembari menambahkan program yang tengah digalakkan merupakan salah satu program unggulan Corporate Social Responsibility (CSR) Pegadaian yang bertajuk Pegadaian Bersih-Bersih, yang terdiri dari Program Bersih Administrasi, Bersih Hati, dan Bersih Lingkungan.

Wakil Walikota Palu, Sigit Purnama Said, menyampaikan apresiasinya kepada Pegadaian dan berharap program Pegadaian Bersih-Bersih dengan dibukanya Bank Sampah dapat meningkatkan kesejahteraan dan nilai ekonomi masyarakat Kota Palu.

‘’Dengan dibukanya Bank Sampah di Kelurahan Duyu ini membuat seluruh masyarakat sadar akan pentingnya menjaga lingkungan di sekitar. Sebab, sebagaimana kita ketahui bersama, sampah yang tidak dipilah dan diolah dengan baik akan mermbuat lingkungan tercemar dan menjadi sarang penyakit,’’ papar Sigit Purnomo yang akrab disapa Pasha Ungu. (*)

Reporter: Fikri Alihana

Ayo tulis komentar cerdas