PELATIHAN - Balai Diklat Pertanian Provinsi Sulteng melaksanakan pelatihan memperkuat kompetensi dan pengetahuan petugas yang terlibat dalam sektor pertanian, baru-baru ini. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sulawesi Tengah, Nelson Metubun, mengingatkan pentingnya sinergitas antara Penyuluh, Petugas POPT dan Petugas Pengolah Data Pertanian di lapangan.

“Ini untuk menghasilkan data yang akurat, sehingga dapat digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan dan penyusunan perencanaan yang tepat,” ucapnya saat penutupan Pelatihan Teknis bagi Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), dan Pelatihan Pengelolaan Data Statistik bagi Pengolah Data Tanaman Pangan dan Hortikultura Sulawesi Tengah, baru-baru ini.

Nelson mengharapkan setelah menyelesaikan pelatihan, petugas POPT dan petugas Pengolah Data Pertanian akan menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam tugas sehari-hari.

Adapun dua pelatihan tersebut dilaksanakan Balai Diklat Pertanian Provinsi Sulteng. Para peserta yang berjumlah 25 orang diberikan materi pelatihan yang mencakup pengelolaan hama terpadu seperti penguasaan terhadap OPT utama beserta ambang ekonomi dan ambang kendali.

Kemudian, pengelolaan dan pemanfaatan predator, parasitoid, entomopatogen dan agens antagonis, pestisida nabati dan biosaka, teknik pengamatan dan pelaporan hingga keterampilan menggunakan aplikasi SI-DOI.

Peserta juga mendapat materi tentang Kebijakan Perlindungan Tanaman dan Peraturan penggunaan pestisida. Selain melaksanakan pembelajaran di kelas peserta lebih banyak melakukan aktivitas pembelajaran langsung di lapangan.

Sementara itu, pelatihan bagi petugas statistik pertanian bertujuan untuk meningkatkan kemampuan petugas dalam mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasikan data pertanian.

Dalam era di mana data menjadi aset yang berharga, keahlian dalam statistik sangat diperlukan untuk mendukung pengambilan keputusan yang cerdas di bidang pertanian. Pelatihan diharapkan dapat memperkuat kompetensi dan pengetahuan petugas yang terlibat dalam sektor pertanian.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas