Wagub Sulteng H Ma'mun Amir memimpin rapat yang membahas proyek jalan provinsi di tahun 2023, di ruang kerjanya, pakan lalu (3/2). (Foto: Biro Adpim Pemprov Sulteng)

Palu, Metrosulawesi.id – Sebanyak 6 paket proyek jalan provinsi akan dijalankan di beberapa kabupaten di Sulteng pada tahun 2023. Wagub Sulteng H Ma’mun Amir memimpin rapat yang membahas pengerjaan jalan tersebut pada Jumat (3/2).

Rapat tersebut diikuti oleh manajer pelaksanaan proyek dengan menyerahkan dokumen spesifikasi teknik dan dokumen rencana keselamatan konstruksi (RKK), rencana mutu pelaksanaan konstruksi (RMPK), rencana kerja pengelolaan, dan pemantauan lingkungan (RKPPL) Rencana Manajemen Lalu Lintas Pekerjaan dan (RMLP).

Hadir juga  Kepala Bidang Jalan dan Jembatan dan Penataan Ruang Provinsi Sulawesi Tengah Asbudianto, Kasi Jalan Mamat Zeni. P, Zulkilfi, PPK Tonusu-Pendolo Jemmi Prans, dan Pelaksana PT Sapta Unggul.

Rapat yang digelar di ruang kerja Wagub itu juga membahas pembangunan rekonstruksi  jalan ruas Siuna-Bualemo (MYC) Kecamatan Pagimana dan Bualemo, Kabupaten Banggai. Proyek ini bernilai kontrak Rp60 Miliar.

Wagub Ma’mun Amir meninta jalan ruas Siuna-Bualemo harus menyelesaikan baik lebar maupun panjang, dengan dua ruas plus, sampai ujung Bualemo. Demikian juga dengan jalan yang kondisinya rusak berat dan ringan, harus dituntaskan sehingga tidak menjadi masalah,.

Kepala Bidang Jalan, Jembatan dan Penataan Ruang Provinsi Sulawesi Tengah Asbudianto, mengatakan, selain merekonstruksi ruas jalan Siuna-Boalemo juga ada enam paket ruas jalan yakni;

Untuk Kabupaten Poso di ruas jalan Pendolo, Kabupaten Buol di ruas jalan Air Tran, Kabupaten Bangkep ruas jalan Salakan-Sambiun, Kabupaten Morowali Utara ruas jalan Beteleme-Nuha serta di ruas jalan Pandere.

Keenam ruas jalan di masing-masing kabupaten sudah dalam proses kontrak kecuali di Kabupaten Bangkep tepatnya di ruas jalan Salakan-Sambiun karena masih dalam proses lelang di Pokja. Ditargetkan proyek-proyek itu rampung pada tahun 2024.

Jalan ruas Kadueng di Desa Pangkalaseang wilayah kepala burung ditunda nanti di aspirasi pada penyesuaian anggaran tambahan tahun 2023 ini sambil menyiapkan perencanaan untuk mengadakan wisata. (ril/*)

Ayo tulis komentar cerdas