PENJEMPUTAN - Sekretaris Satuan Tugas Perlindungan PMI Provinsi Sulteng, Dr Rusmiadi, bersama pejabat terkait saat menjemput dua CPMI asal Sulteng di Bandara Mutiara Sis-Aljufri Palu, Senin, 30 Januari 2023. (Foto: Istimewa)
  • Dr Rusmiadi: Ini Atas Sinergi BP2MI dan Disnakertrans

Palu, Metrosulawesi.id – Dua orang Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) Sulawesi Tengah diamankan karena tidak sesuai prosedur atau aturan. Keduanya sudah dipulangkan ke Palu, Sulteng, pada Senin 30 Januari pagi.

Sekretaris Satuan Tugas Perlindungan PMI Provinsi Sulteng, Dr Rusmiadi, yang juga selaku Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulteng menerangkan kedua CPMI diamankan oleh pihak Kepolisian Polda Jawa Timur, baru-baru ini.

“Alhamdulillah, sudah kami jemput tadi di Bandara Mutiara Sis-Aljufri Palu. Ini atas sinergitas BP2MI Sulteng dengan Disnakertrans Sulawesi Tengah,” terang Rusmiadi, Senin, 30 Januari 2023.

Kronologi diamankannya CPMI asal Sulteng berawal pelaporan dari pekerja ke Tim Satgas dan mengaku akan diberangkatkan bekerja ke Luar Negeri. Namun, dalam pengurusan paspor izin tinggalnya hanya sebagai pengunjung.

Disnaker berkoordinasi dgn BP3MI Sulteng dan BP3MI di Jawa Timur. Tim Satgas Jatim bergerak menuju lokasi penampungan sesuai lokasi yang diberikan pekerja, namun tidak menemukan rumah.

Dicurigai bahwa lokasi penampungan sudah dipindahkan karena info penggrebekan bocor. Ke-2 CPMI tidak ingin melanjutkan proses ke negara penempatan yaitu di Malaysia dan meminta bantuan kepada pemerintah untuk dipulangkan ke daerah asal melalui pesan Whatsapp.

Tim BP3MI Jawa Timur beserta Dinas Tenaga Kerja Tulung Agung, Polsek Rejotangan dan Kepala Desa menuju lokasi dan mendapati 3 CPMI yaitu Nurul Laela (43) warga Banyuwangi, Pani (21) warga Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah dan Pelmi (27) merupakan warga Kabupaten Keerom Provinsi Papua.

CPMI atas nama Pelmi beralamatkan di Papua karena sudah bekerja lama di papua, namun ia mengaku berasal dari Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Selanjutnya, kedua CPMI tiba di Bandara Sis Al Jufri, Jl Abdurrahman Saleh, Birobuli Utara, Kota Palu, pukul 09.55 WITA.

Setelah itu, Disnakertrans, Satgas Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan BP3MI Sulawesi Tengah memulangkan ke-2 CPMI ke rumah masing-masing.

Rusmiadi mengimbau agar CPMI agar mengikuti aturan yang berlaku jika hendak mencari kerja atau ditawari kerja ke luar negeri.

“Bisa berkoordinasi dulu dengan dinas tenaga kerja terdekat untuk memastikan pihak yang menawari kerja resmi atau tidak,” tandas Rusmiadi.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas