PELEPASAN BALON - Suasana pelepasan balon saat pembukaan puncak perayaan HUT PDGI yang ke-73 di lapangan Vatulemo Kota Palu, Sabtu (21/01/2023). (Foto: Metrosulawesi/ Addi Pranata)
  • Kemeriahan HUT PDGI ke-73 di Palu

Palu, Metrosulawesi.id – Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahunnya (HUT) yang ke-73, Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Palu menggelar penyuluhan gigi hingga jalan jantai bersama. Kegiatan yang dipusatkan di lapangan Vatulemo Palu, Sabtu pagi, 21 Januari 2023 ini dibuka langsung Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, dengan mengangkat tema “Peran PDGI dalam Transformasi Kesehatan Menghadapi Tantangan Global”.

Ketua PDGI Cabang Palu, drg Lutfiah menuturkan, peringatan HUT sengaja dilakukan lewat penyuluhan kesehatan gigi dan mulut. Hal ini bertujuan menanamkan kepada anak sejak dini tentang pentingnya kesehatan gigi dan mulut.

“Kesehatan gigi dan mulut itu sudah harus ditanamkan sejak dini. Apalagi kesehatan gigi dan mulut itu sangat berhubungan dengan kesehatan tubuh secara umum. Malah apabila ada kerusakan yang terjadi pada gigi, dapat juga menyebabkan kerusakan pada organ-organ lainnya,” kata Lutfiah.

Dijelaskan Lutfiah, sejauh ini belum ada data valid mengenai persentase kesadaran menyikat gigi di Kota Palu. Berdasarkan pengamatan, masih perlu adanya peningkatan promosi kesehatan gigi dan mulut di tengah masyarakat.

Oleh sebab itu, PDGI Palu rencananya bakal berkolaborasi dengan Pemkot Palu untuk melakukan penyuluhan di tingkat kelurahan. Ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan gigi dan mulut.

“Seperti yang disampaikan Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, nantinya PDGI atau organisasi profesi yang lain bersama Dinas Kesehatan perlu berkolaborasi untuk bersama-sama melakukan penyuluhan di kelurahan. Ya intinya untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini,” katanya.

Di sisi lain Lutfiah mengatakan, PDGI Palu beranggotakan sekitar 150 dokter gigi. Mereka tersebar di Kota Palu, Donggala, Tolitoli, Buol, Sigi, dan Poso. Kendati begitu keberadaan dokter gigi belum menjamah hingga pelosok desa mengingat peralatan operasional yang mahal.

“Jadi memang dokter gigi ini belum terlalu merata untuk wilayah Sulteng terutama di wilayah terpencil karena peralatan yang belum memadai. Karena memang dokter gigi ini harus di-support dengan alat-alat yang memadai,” tandas dia.

Sementara itu, Ketua Panitia HUT PDGI Palu, Viktorina Rebeca Ester mengatakan, rangkaian acara kali ini dilakukan mulai dari jalan santai, senam zumba bersama, hiburan penampilan seni dari anak sekolah, penyuluhan dan diakhiri dengan kegiatan inti berupa penyuluhan kesehatan gigi dan mulut.

Kegiatan penyuluhan sekaligus dilakukan sikat gigi massal yang melibatkan 106 siswa/siswi sekolah dasar dari SD Inpres 2 Tanamodindi.

“Hari ini semua hadir bergabung di Kota Palu,” katanya.

Reporter: Addi Pranata
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas