Muhammad Rizal. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Sulawesi Tengah mengaku akan mendukung penuh terkait dengan pengembangan ekonomi sektor bisnis properti di Kabupaten Poso.

“Kita tahu di Poso cukup banyak pengembang dan mereka untuk realisasinya harus ke Palu. Ditambah jarak tempuh lumayan sangat jauh,” ujar Ketua DPD REI Sulteng, Muhammad Rizal kepada Metrosulawesi, Sabtu (21/1/2023).

Dengan adanya pembukaan Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank BTN di Kabupaten Poso, pihak REI Sulteng juga berharap akselerasi program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi agar bisa lebih ditingkatkan lagi.

“Yang jelas kami selaku pengembang perumahan di Sulawesi Tengah berterima kasih atas pembukaan KCP Bank BTN di Poso. Kita pastinya harapkan akselerasi maupun realisasi KPR subsidi itu dapat meningkat,” harapnya.

Selain itu, seluruh anggota REI Sulteng meminta dukungan Pemerintah Kabupaten Poso mengenai pembangunan perumahan. Sebab, lanjut Rizal, pengembangan pasar properti di daerah tersebut sangat berpotensi.

“Kita akan menjajaki untuk membuka lokasi di sana, karena potensi pasar properti sangat besar khususnya bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Poso. Olehnya, kita minta dukungan dari Pemda dalam hal ini,” pintanya.

Menurut Ketua REI DPD Sulteng, Muhammad Rizal, pada 2022 realisasi perumahan subsidi sebanyak 2.819 unit dari target 3.000 unit yang ditargetkan dengan persentase sekitar 92 persen dari 90 perusahaan pengembang member REI.

“Harapan kita capaian tahun lalu bisa tambah 20 persen di tahun ini. Dari sebelumnya 3.000 unit menjadi 3.500 sampai 4.000 unit perumahan. Sebab anggota REI khawatir karena situasi ekonomi global berdampak,” terangnya.

“Meskipun ada bayang-bayang resesi. Tapi kami meyakini kalau industri properti bergerak, itu akan menggerakkan sektor lain seperti merangkul tenaga kerja lokal, dan peningkatan transaksi bahan bangunan,” tambahnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas