ILUSTRASI - Irigasi di kawasan pertanian Desa Torue, Kecamatan Torue, Kabupaten Parimo. (Foto: Metrosulawesi/ Faiz M. Sengka)

Parimo, Metrosulawesi.id – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) akan merehabilitasi dua daerah irigasi yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2023.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Sumber Daya Air, Mohammad Zubair, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, total DAK tahun 2023 yang diberikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan (PUPR) khusus untuk daerah irigasi sebesar Rp2,3 miliar.

Dari jumlah anggran tersebut, dua paket pekerjaan fisik daerah irigasi yang berada di Desa Towera, Kecamatan Siniu dan Desa Tindaki, Kecamatan Torue dianggarkan sebesar Rp2,2 miliar.

Sementara sisanya sebesar Rp116 juta dari DAK tersebut untuk pembiayaan belanja penunjang, seperti monitoring dan pengawasan.

“Sebenarnya kami mengusulkan lima daerah irigasi untuk dianggarkan melalui DAK tahun ini, namun setelah diusulkan, yang lolos verifikasinya hanya dua daerah irigasi itu,” jelasnya.

Meski begitu, menurut Zubair Dinas PUPRP Parimo belum bisa memastikan proses lelang dan pelaksanaan pekerjaan dilakukan.

Sebab, adanya beberapa perubahan pada kondisi saluran daerah irigasi yang tidak lagi sesuai dengan pengusulan awal.

Namun, pihaknya menjamin berbagai tahapan akan dipercepat berdasarkan instruksi Kementerian PUPR dalam surat edarannya.

“Data kami sebenarnya sudah fix. Cuman data itu, usulan awal tahun lalu. Jadi kita akan survei ulang dulu,” pungkasnya.

Reporter: Faiz M. Sengka
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas