Frits Sampurnama. (Foto: Metrosulawesi/ Saiful Sulayapi)
  • Respons Kritis AKSI Poso Soal Perjalanan Dinas Pejabat

Poso, Metrosulawesi.id – Pj Sekdakab Poso Frits Sampurnama SH MAP merespons kritikan dari lembaga AKSI Poso soal pejabat Poso yang ramai-ramai perjalanan dinas. Begitu juga staf yang tak ketinggalan mendapatkan ‘durian runtuh’ ikut bersama dalam perjalanan dinas.

Frits Sampurnama menegaskan, memang  di saat akhir tahun  seperti sekarang  ini,  memang banyak OPD yang dipanggil oleh beberapa  Kementrian dan juga banyak kegiatan yang dilaksanakan di triwulan empat.

“Sehingga ada kesan  bahwa  kepala  OPD hanya berjalan tanpa tujuan serta dikatakan hanya menghabiskan sisa anggaran APBD adalah tidak benar, mereka pejabat atau Kepala OPD yang pergi  berdasarkan panggilan. Karena Bupati sudah ingatkan bahwa tidak ada Pejabat  Eselon Dua  atau pun Eselon Tiga yang  melakukan perjalanan tanpa panggilan dari provinsi atau pun pusat,” tegas Sekdakab Poso dihubungi wartawan, Kamis (24/11/2022).

Sebelumnya, kritikan tajam dilontarkan Ketua Aliansi Anti Korupsi (AKSI) Poso Rafik Samsuddin atas perjalanan dinas kepala OPD plus staf lingkup Pemkab Poso yang terus membengkak di triwulan keempat ini memang menjadi pergunjingan hangat warga Poso.

Pasalnya kata Rafik, daerah ini baru saja habis dalam penyelesaian Covid 19, malah sebaliknya kepala OPD plus staf melakukan perjalanan dinas yang tidak ada membawa hasil pendapatan daerah.

“Kinerja pejabat SKPD menjadi tidak maksimal dalam menyerap anggaran pembangunan, yang dibutuhkan masyarakat, karena mereka hanya memikirkan diri sendiri keluar daerah bahkan meningkat jauh dari tahun sebelumnya, para pejabat hanya menghabiskan anggaran perjalanan dinas,” ungkap Rafik kepada Metrosulawesi, Rabu (23/11/2022).

Menurut dia, kondisi tersebut akan menjadi evaluasi  bagi Kepala daerah , karena akan merugikan daerah, pejabat hanya jalan-jalan keluar daerah sementara kinerja mereka tidak baik melaksanakan pembangunan.

Ia mengatakan, kebiasaan buruk tersebut harus diakhiri dan segera akan dilakukan evaluasi dengan tidak lagi menempatkan pejabat yang suka melakukan perjalanan dinas namun kinerjanya tidak maksimal melaksanakan pembangunan.

Reporter: Saiful Sulayapi
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas