Menkopolhukam Mahfud MD berbicara dalam acara gala dinner Munas XI KAHMI di Palu, Kamis malam (24/11). (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Menteri Politik, Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Menkopolhukam RI) Prof Mahfud MD mendorong agar Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dapat menjadi teladan politik berkeadaban di Indonesia.

“KAHMI harus memberikan contoh menjadi teladan yang baik atas politik demokrasi yang berkeadaban ditanah air,” kata Mahfud MD dalam gala dinner Munas XI KAHMI di Palu, Kamis malam (24/11).

Dia menjelaskan bahwa dalam politik demokrasi berkeadaban itu para anggota KAHMI harus menjunjung tinggi nilai serta norma-norma yang berlaku di Indonesia.

“Sehingga silahkan saja berpolitik akan tetapi tetap harus berkeadaban tidak boleh melakukan bully apalagi menghina lawan politiknya,” jelas Dewan Pakar MN KAHMI.

Karena itu, KAHMI menurut Prof Mahfud MD agar kembali kepada khittah atau cita-cita para pendahulunya senantiasa menciptakan kader bangsa yang mengurus pemerintahan pada berbagai tingkatan.

“Nilainya pada saat itu berpikir bagaimana caranya Indonesia betul-betul merdeka sehingga anak-anak Islam bisa masuk ikut mengurus pemerintahan ini dan sekarang pintunya sudah terbua luas tinggal kembali pada diri sendiri apakah mau berkhianat pada nilai itu atau tidak,” ucapnya.

Mahfud MD berharap Munas XI KAHMI berakhir dengan damai yang memberikan kesejukan baik pada internal maupun publik luas.

Berbagai perbedaan adalah hal biasa yang sudah sewajarnya terjadi sekaligus menjadi dinamika dalam setiap penyelenggaraan Munas para alumni Himpunan Mahasiswa Islam tersebut.
Munas XI KAHMI dibuka Wakil Presiden Indonesia KH Ma’ruf, Jumat siang (25/11).

Dalam kegiatan tersebut, Wapres didampingi Menkopolhukam Prof Mahfud MD, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Wapres RI periode 2014-2019 Jusuf Kalla, dan Menteri Sekretaris Negara periode 1998-1999 Akbar Tandjung. (ril/*)

Ayo tulis komentar cerdas