PERTEMUAN – Komisi IV DPRD Provinsi Sulteng saat melakukan pertemuan dengan pihak PT CPM, Rabu, 28 September 2022. (Foto: Humas DPRD Sulteng)

Palu, Metrosulawesi.id – Komisi-IV DPRD Provinsi Sulteng yang membidangi kesejahteraan masyarakat (kesra) melakukan kunjungan kerja ke kantor PT.Citra Palu Mineral (CPM), perusahaan yang bergerak pada sektor pertambangan emas di Kelurahan Poboya, Kota Palu, Rabu, 28 September 2022. Kunjungan ini di dasari adanya aksi sosial masyarakat yang telah terjadi di lingkungan perusahaan tersebut, kunjungan kerja tersebut.

Kunjungan kerja Komisi-IV DPRD Provinsi Sulteng dipimpin langsung oleh Ketua Komisi-IV DPRD Provinsi Sulteng, Dr.Ir.Alimuddin Pa’ada,MS, dan beberapa Anggota Komisi-IV lainnya, yakni Moh.Faizal Lahadja, SE, Muh.Ismail Junus,SE, dan Moh.Hidayat Pakamundi,SE.

Rombongan diterima oleh Kepala Teknik Tambang PT.Citra Palu Mineral (CPM), Yan Adriansyah, Manager Human Resources Development dan General Affair (HRD-GA), Fajar Setyo Pambudi, External dan CSR Superintendm, Rahyunita Handayani, serta pihak PT.Bumi Resources Mineral (BRM) Tbk, Musadiq.

Dalam pertemuan tersebut Dr.Ir.Alimuddin Pa’ada,MS, menayakan kepada pihak PT.CPM terkait masalah rekruitmen tenaga kerja, dan mengharapkan agar dalam rekruitmennya memprioritaskan tenaga kerja lokal.

“Karena dengan adanya perusahaan ini diharapkan agar dapat membuka lapangan pekerjaan yang luas sehingga dapat memberikan kesempatan bagi anak-anak daerah untuk mendapatkan pekerjaan,” jelasnya.

Alimuddin Pa’ada juga menyoroti terkait insiden atau aksi sosial masyarakat yang telah terjadi di lingkungan perusahaan beberapa waktu lalu. “Saya berharap kepada semua pihak agar lebih menahan diri dan sedikit mengalah demi suatu kebaikan kita bersama untuk menjadi lebih baik lagi ke depannya,” kata Alimuddin Pa’ada.

Menanggapi hal itu, Manager Human Resources Development dan General Affair (HRD-GA), Fajar Setyo Pambudi mengungkapkan, saat ini jumlah total karyawan PT.CPM sebanyak 304 orang, yang terbagi ke dalam empat kategori. Pertama Kategori Ring-I, warga masyarakat yang ada di wilayah Kelurahan Poboya dan Kecamatan Mantikulore 57% atau sebanyak 173 orang. Kedua, Kategori Ring-II, warga masyarakat yang ada di seluruh wilayah Kota Palu sebanyak 17% atau sebanyak 50 orang. Ketiga, Kategori Ring-III, warga masyarakat yang ada di seluruh wilayah Provinsi Sulteng sebesar 7% atau 22 orang. Dan keempat, dan Kategori Ring-IV, warga masyarakat yang ada di luar Sulawesi Tengah sebanyak 4 orang, karena terkait masalah teknis yang ada di perusahaan.

“Karena dalam hal ini belum ada warga masyarakat lokal yang bisa menagani hal tersebut sehingga mengharuskan mengambil tenaga kerja dari luar,” kata Fajar.

Alimuddin kembali menegaskan, menegaskan kepada pihak PT.CPM agar tetap mempertahankan tenaga-tenaga kerja lokal yang ada saat ini.  

“Kalau bisa ditingkatkan lagi,” ungkapnya.

Alimuddin pun berharap PT.CPM dapat bekerjasama dengan baik, baik itu dengan pemerintah daerah lebih khusus kepada warga masyarakat.

“Sehingga permasalahan-permasalahan terkait areal lahan yang sempat membuat terjadinya insiden dengan warga setempat agar dapat dibicarakan dengan baik dan diselesaikan secepat mungkin agar insiden tersebut tidak terulang kembali, dan investasi ini dapat berjalan dengan baik, dan tentunya ke depannya dapat meningkatkan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), lebih khususnya dapat meningkatkan sember perekonomian masyarakat atau tenaga-tenaga kerja lokal yang telah bekerja di PT.Citra Palu Mineral (CPM),” jelasnya.

Reporter: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas