Kegiatan pasar murah diikuti Bulog Kanwil Sulteng dalam rangka HUT Kota Palu yang ke 44. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Pasar murah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT Kota Palu) ke 44 Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Kantor Wilayah Sulawesi Tengah sebagai usaha untu melakukan stabilisasi harga.

“Ini digelar melalui program Ketersediaan Pasokan dan stabilitas Harga (KPSH) dengan menyiapkan stock sebanyak 10.473 ton kegiatan Operasi Pasar,” kata Pemimpin Perum BULOG Wilayah Sulteng David Susanto, Rabu (28/9/2022).

Menurutnya, hal tersebut juga merupakan inplementasi dari Tiga Pilar Ketahanan Pangan yang ditugaskan kepada Bulog yaitu ketersediaan, keterjangkauan dan stabilitas. 

Ia menerangkan bahwa dengan adanya pasar murah diharapkan dapat menekan lonjakan harga beras di pasar dan sekitarnya.

“Program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) bukan hanya di Kota Palu. Namun diadakan pada setiap Kabupaten, sehingga dengan demikian dapat dipastikan Bulog selalu siap dengan stock yang ada,” terangnya.

Ia mengungkapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di setiap wilayah Sulawesi Tengah sebagai antisipasi agar tidak ada gejolak harga  beras di tingkat konsumen. Dikatakan, masyarakat tidak perlu khawatir karena Bulog sudah siap menjamin.

“Ketersediaan kebutuhan beras tetap terjaga di masyarakat dengan harga terjangkau. Walaupun di pasaran sedikit ada kenaikan harga akibat dari perubahan harga Bahan Bakar Minyak (BBM),” ungkapnya.

Perum Bulog Kanwil Sulteng akan menggunakan seluruh instrumen yang ada untuk menjamin ketersediaan pangan. Selain itu, ia menyebut bahwa memiliki jaringan infrastruktur kantor dan gudang yang tersebar sampai ke kabupaten.

“Kami sendiri juga sudah memiliki gudang retail modern sebagai pusat distribusi serta penjualan secara retail. Kami pastikan juga seluruh jaringan yang bekerjasama dengan Perum BULOG sudah menyediakan kebutuhan beras di tingkat lokal baik secara offline maupun online,” ujarnya.

“Ada pula melalui outlet-outlet binaan Perum Bulog seperti RPK (Rumah Pangan Kita) yang tersebar di seluruh wilayah Sulteng, Kabupaten dan kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, guna menjaga stabilitas pasokan dan harga beras,” ujarnya menambahkan.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas