Kondisi rumah pascabajir bandang di Desa Torue, Kecamatan Torue, Kabupaten Parimo, Sulteng. (Foto: Metrosulawesi/ Faiz M. Sengka)

Parimo, Metrosulawesi.id – Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parimo, Rivai, ST, M.Si., mengungkapkan bahwa masa tanggap darurat bencana Desa Torue, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), kembali diperpanjang.

“Desa Torue saat ini masih berstatus tanggap darurat bencana karena masih diperpanjang hingga dua bulan kedepan,” ungkapnya, Selasa (27/9/2022).

Menurutnya, perpanjangan masa tanggap darurat di wilayah tersebut diangap perlu sebab Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III masih mengerjakan penguatan tebing sungai menggunakan batu gajah setelah melakukan normalisasi.

Belum lagi, pembangunan hunian sementara (huntara) yang diperuntukan bagi korban banjir baru berlangsung.

Ia menegaskan bahwa BPBD Parimo terus berupaya agar penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Desa Torue dapat terlaksana dengan baik.

Salah satunya ialah dengan menyiapkan data dampak bencana banjir untuk diusulkan ke pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Banyak fasilitas yang harus segera ditangani, seperti perbaikan dan pembangunan jembatan maupun pembangunan hunian tetap,” pungkasnya.

Reporter: Faiz M. Sengka
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas