BERI PENGHARGAAN - Pengurus inti ORARI Sulteng memberikan IAR dan tanda panggilan secara langsung kepada Dr. Hj. Nilam Sari Lawira dan Ahmad Ali sebagai bentuk penghormatan selaku pejabat publik dan tokoh masyarakat, pada Minggu, 25 September 2022. (Foto: Metrosulawesi/ Muhammad Faiz Syafar)

Palu, Metrosulawesi.id – Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Daerah Sulawesi Tengah memberikan penghargaan khusus tentang Izin Amatir Radio (IAR) kepada Dr. Hj. Nilam Sari Lawira, Ketua DPRD Sulteng dan Ahmad Hi. Ali, Waketum DPP Partai NasDem pada Minggu sore, 25 September 2022.

Tak hanya pemberian IAR, Pj. Ketua ORARI Daerah Sulteng, Eky Simbar didampingi KBO dan Sekretarisnya, Amiruddin M. Sia dan Herman Hero, menyematkan gelar kehormatan, yaitu kartu tanda anggota (KTA) ORARI berstatus Penggalang.

Dalam pertemuannya, Eky mengatakan kepada Nilam, bahwa penghargaan tersebut hasil usulan pihaknya kepada ORARI Pusat agar dua hal tersebut bisa diwujudkan.

“Penghargaan ini adalah sebagai bentuk apresiasi dan dukungan kami terhadap Ibu Nilam selaku pejabat publik dan tokoh masyarakat dari perempuan, yang mana di Sulteng selama ini masih jarang ada sosok seperti Ibu,” ujar Eky di kediaman Nilam, Jalan Swadaya Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore.

Eky menyebutkan, status keanggotaan kehormatan itu berlaku selama lima tahun, terhitung mulai 2022-2027 dengan tanda panggilan (call sign) YC8OAA untuk Ahmad Ali dan YC8NSI bagi Nilam.

“Jadi call sign ini kami ambil dari huruf awal namanya bapak dan ibu, agar bisa mudah terlacak dan tersinkronisasi di sinkron,” imbuhnya.

Sementara itu, Nilam pun berkisah bahwa dimasa dirinya sejak di bangku SMA dan kuliah begitu akrab dengan ‘break’ radio.

“Dulu itu keluarga akrab dengan radio-radio amatir, sampai saya penasaran dan cukup lama menikmati suaranya. Sampai saya nikmati itu dikamarku seorang diri saking serunya,” tutur Nilam sembari bernostalgia.

Nilam pun berharap agar dunia penyiaran break radio terus diaktifkan, di tengah derasnya arus teknologi komunikasi saat ini.

“Alasan utamanya yaitu radio dan HT ini kan mampu menjangkau seluruh daerah sampai ke pelosok-pelosok, sehingga ragam informasi kepada seluruh kalangan masyarakat mampu mereka terima,” tandas Nilam menyemangati KSB ORDA Sulteng.

Reporter: M. Faiz Syafar

Ayo tulis komentar cerdas