Presentase program pemulihan ekonomi hijau dan berkesinambungan oleh UNDP di ruang kerja Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa (13/9). (Foto: Adpim)

Palu, Metrosulawesi.id – Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) merupakan salah satu provinsi yang akan diterapkan program pemulihan ekonomi hijau oleh United Nations Development Programme (UNDP).

Project Manager UNDP Saputra Liadi mengatakan, UNDP berencana mendorong pemulihan dari covid-19 dengan menerapkan pemulihan ekonomi hijau dan berkesinambungan.

‘’Program itu sejalan dengan rencana pembangunan jangka menengah nasional 2020-2024,’’ kata Saputra Liadi saat beraudiens dengan Pj Sekdaprov Sulteng H Rudi Dewanto di ruang kerja Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa (13/9).

Dalam audiens yang dihadiri sejumlah pimpinan OPD Pemprov Sulteng, Saputra Liadi mempresentasekan rencana penerapan pemulihan ekonomi hijau. Katanya, UNDP akan melakukan dukungan/pendampingan teknis ekonomi/pemulihan hijau di jajaran pemerintah provinsi.

‘’Untuk UMKM melalui penguatan kapasitas, jejaring usaha dan akses stimulus, sementara untuk LSM melalui penguatan kapsitas dan kerangka kemitran pemerintah-LSM,’’ jelasnya.

Sebelumnya pihak UNDP telah memberikan bantuan teknis kepada pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam melakukan pengkajian kebutuhan pasca bencana (JITUPASNA) dan penyusunan rencana rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana (R3P).

Dalam out put pertama, pihak UNDP telah merespons faktor kesehatan di awal tahun 2020 melalui pembagian APD, Alkes, penyediaan penanggulangan limbah medis dan sebagainya.

Pj Sekdaprov Sulteng Rudi Dewantoro berharap pihak UNDP senantiasa berkolaborasi dengan Bappeda, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan serta OPD terkait penerapan program itu. Dia mengapresiasi karena dari empat sampling, pendampingan UMKM merupakan salah satu program yang dituju melalui pemulihan ekonomi hijau.

‘’Untuk itu, UNDP serta Dinas Koperasi dan UMKM perlu berkolaborasi terutama permasalahan marketing. Melalui pemasaran yang lebih banyak maka produksi UMKM akan semakin meningkat,’’ kata Rudi.

Rudi berpesan assesmen dengan mitra perlu diukur dan dievaluasi karena dengan kualitas mitra yang bagus akan memberikan contoh kepada mitra dan pelaku usaha yang lain. (ril/*)

Ayo tulis komentar cerdas