Arifin Daeng Palallo. (Foto: Istimewa)

Parimo, Metrosulawesi.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah (Sulteng) diminta agar tidak memangkas anggaran di tiga rumah sakit karena kebijakan refocusing.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua Komisi IV DPRD Parimo, Arifin Dg Palallo, dalam rapat kerja Badan Anggaran (Banggar) belum lama ini.

“Saya tegaskan jangan ada pemotongan di tiga rumah sakit itu,” tegasnya.

Permintaan tersebut bukan tidak beralasan. Pasalnya menurut Arifin, pemotongan anggaran di tahun sebelumnya sangat berdampak terhadap akreditasi rumah sakit.

Sehingga, kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sulit didapatkan. Seperti yang terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buluye Napoae, Kecamatan Moutong.

“Akreditasi yang tak dipenuhi pihak manajemen rumah sakit, berdampak pada kerja sama dengan BPJS, sehingga, pelayanan di fasilitas pemerintah itu tidak berjalan maksimal,” ungkapnya.

Persoalan anggaran akreditasi kata dia, memang sering disampaikan oleh tiga direktur rumah sakit dalam rapat kerja komisi. Untuk itu, selaku Ketua Komisi IV, ia sangat mendukung program-program di tiga rumah sakit tersebut.

“Secara tegas, kami akan memperjuangan hak-hak pelayanan kesehatan di wilayah ini,” tandasnya.

Reporter: Faiz M. Sengka
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas