Prof Zainal Abidin. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Panitia Seleksi (Pansel) Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Pemprov Sulteng menjadwalkan pengumuman tiga calon kuat menduduki kursi Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulawesi Tengah pada hari ini, Selasa 6 September 2022.

“Sore ini (kemarin), kami rapat untuk pengumuman hasil seleksi dan nama-nama yang akan diusul ke gubernur,” ucap Ketua Pansel Prof H Zainal Abidin, Senin 5 September 2022.

Prof Zainal menjelaskan ada tiga nama yang akan diumumkan untuk selanjutnya masuk tahap uji publik. Setelahnya baru akan diserahkan kepada Gubernur Sulteng untuk diteruskan kepada pemerintah pusat melalui kementerian terkait memilih satu calon yang menjadi pejabat definitif Sekdaprov Sulawesi Tengah.

“Penentuan tiga nama secara prinsip berdasarkan nilai selama mengikuti tahap seleksi. Kita akan melihat dari berbagai hal berdasarkan nilai masing-masing. Kemudian tentu ada hal-hal yang berkaitan dengan bagaimana calon mampu memberi solusi, keramah-tamahan, dan kesantunan dalam menyelesaikan berbagai problem. Jadi memang bukan hanya sekadar kecerdasan, tentu hal-hal yang bersifat non teknis harus dipertimbangkan,” beber Ketua Pansel.

Namun Prof Zainal belum bisa mengungkap tiga nama yang akan berpeluang menjadi ‘Kapolri’ ASN Pemprov Sulteng. Hanya saja dipastikannya, tiga nama dimaksud adalah dari antara sembilan peserta calon Sekdaprov Sulteng. Diharapkan peran masyarakat memberikan masukan saat uji publik terhadap tiga nama calon Sekdaprov Sulteng.

“Nanti kalau ada masukan, saran atau kritik dari masyarakat akan kita diskusikan lagi. Tapi kalau tidak ada bukti tak bisa kita tindaklanjuti, apalagi sekadar hanya ngomong doang. Kita tidak bisa tindaklanjuti itu, kecuali ada bukti-bukti,” tandas Prof Zainal.

Diketahui, ada sembilan calon yang telah mengikuti tahap presentasi dan wawancara masing-masing Dr Anas S.Sos M.Si, Dr Fahrudin, S.Sos M.Si, Moh Arif Abdul Wakil Ladjuba SE M.Si, Drs M Muchlis MM, Drs Mohamad Nadir M.Si, Drs Mohammad Nizam MH, Dra Novalina MM, M Sadly Lesnusa S.Sos M.Si, dan H Mohamad Yusuf SE M.Si.

Dari sembilan nama tersebut, tujuh orang merupakan ASN Pemprov Sulteng yang menjabat kepala OPD. Sementara dua orang lainnya yaitu Anas merupakan pejabat pemerintah pusat dan Moh Yusuf, ASN Pemkab Donggala.

Sebelumnya, satu calon Sekdaprov yakni Hj Faridah Lamarauna dinyatakan gugur oleh Pansel. Faridah gugur karena tidak hadir mengikuti asessment kompetensi yang berlangsung dua hari pada Rabu dan Kamis, 24 – 25 Agustus lalu.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas