TERPILIH - Hardi (tengah) ketua Umum PBVSI periode 2022-2026 terpilih. (Foto: Ist/ PBVSI Sulteng)

Palu, Metrosulawesi.id – H Hardi resmi didapuk jadi ketua umum Pengurus Provinsi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Sulawesi Tengah Periode 2022-2026. Dia terpilih secara aklamasi oleh 8 pengurus Kabupaten/Kota yang hadir pada Musyawarah Provinsi PBVSI Sulteng di salah satu hotel di Kota Palu, Minggu (04/09/2022).

Hardi yang juga Kepala Dinas Pendidikan Kota Palu mengucapkan terima kasih kepada pengkab/pengkot yang telah mempercayakan dirinya memimpin PBVSI Sulteng. Ke depan, kata dia, akan ada 4 program yang jadi fokus dalam kepengurusan.

“Yang pertama tentunya bagaimana memaksimalkan tata organisasi, meningkatkan Sumber daya manusia termasuk di dalamnya Pelatih, wasit dan pengurus, kemudian pembinaan yang berkelanjutan salah satunya dengan menggelar berbagai even kejuaraan,” ujarnya.

Hardi menegaskan turnamen sangat penting untuk menunjang pembinaan atlet bola voli yang berkelanjutan. Hal ini tentunya juga harus didukung dengan prasarana yang mendukung termasuk sekertariat pengurus.

Selain itu, ia juga bakal mengusahakan sport center untuk pembinaan atlet voli. Hal ini ke depan dilakukan tentunya dengan menjalin komunikasi yang baik dengan Pemerintah daerah setempat dan KONI Sulteng selaku leading sektor.

“Dengan itu semua saya berharap pembinaan berjenjang dan berkelanjutan bisa berjalan dengan baik,” kata Hardy.

Hardi diketahui menggantikan Hindro Surahmat sebagai ketua Pengprov PBVSI periode 2018-2022 sebelumnya. Hindro menuturkan belakangan kepengurusan tidak berjalan dengan baik sebab dikepung bencana termasuk Gempa Bumi dan Pandemi Covid 19. Hal ini menurut dia, membikin kepengurusan PBVSI menghadapi masa sulit termasuk menggelar turnamen.

Meski begitu, pasca Covid kata dia, even kejuaraan sudah kembali bisa digelar salah satunya turnamen Gubernur Cup III di awal tahun 2022.

“Banyak juga atlet daerah di Sulteng yang sudah mengemban ilmu di Jawa salah satunya termasuk di Bandung Tektona,” kata dia. 

Dia berharap pengurus yang baru bisa memprioritaskan turnamen usia dini sebagai cikal bakal lahirnya atlet voli di Sulteng.

“Rencana ini tentu harus didukung bersama. Saya juga bangga pada Pengkot dan pengkab karena telah mendapat kesepakatan bersama. Sangat bagus, karena sangat kompak. Ini jadi modal membuat turnamen yang lebih baik ke depannya,” kata Hindro. (*)     

Reporter: Addi Pranata

Ayo tulis komentar cerdas