Gubernur Sulteng H Rusdy Mastura bersama para gubernur se Kalimantan dan Sulawesi di acara Regional Sulawesi-Kalimantan di Hotel Grand Maleo Hotel dan Convention Mamuju, Sulbar, Kamis (1/9). (Foto: Admin Pimpinan)

Palu, Metrosulawesi.id – Gubernur Sulawesi Tengah H Rusdy Mastura mengikuti pertemua Regional Sulawesi-Kalimantan yang dilaksanakan Pemprov Sulawesi Barat (Sulbar) di Hotel Grand Maleo Hotel dan Convention Mamuju, Kamis (1/9).

Di forum itu Gubernur H Rusdy Mastura menegaskan Sulteng adalah paling siapa mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim).

“Sulawesi Tengah memiliki potensi dan paling siap untuk memberikan dukungan terhadap pembangunan IKN. Wilayah Sulawesi Tengah sangat strategis karena bisa dilalui 4-5 jam ke IKN,” kata Gubernur Rusdy.

Rusdy Mastura mengatakan, diperlukan infrastuktur yang berkualitas untuk meningkatkan koneksitas wilayah Sulawesi Tengah ke IKN.

“Agar distribusi barang produksi masyarakat Sulawesi Tengah dapat lebih efesien dan ekonomis menuju IKN,” kata Gubernur.

Forum itu mengambil tema “Pertemuan Regional Sulawesi dan Kalimantan adalah Pemetaan Pembangunan Daerah Melalui IKN”.

Pj. Gubernur Sulawesi Barat Akmal Malik menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan koordinasi pemerintahan wilayah Kalimantan dan Sulawesi untuk mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara.

“Pemerintahan Sulawesi dan Kalimantan akan menjadi daerah pendukung pembangunan IKN. Sehingga pemerintah daerah harus mempersiapkan pembangunan infrastruktur yang terkoneksi dengan IKN,” katanya.

Akmal Malik mengatakan, Presiden Joko Widodi telah mengesahkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara.

Tujuan Pemintahan IKN adalah untuk mempercepat pemerataan pembangunan daerah di luar Jawa, juga untuk peningkatan infrastruktur di daerah yang Indonesia sentris, dan mendorong bertumbuhnya sektor-sektor ekonomi baru di luar Jawa.

“Pembangunan IKN diharapkan mendorong distribusi pertumbuhan ekonomi baru dan distribusi pembangunan industri baru di luar Jawa,” kata Akmal Malik.

Akmal Malik berharap pemerintahan wilayah Sulawesi dapat memanfaatkan momentum pemindahan IKN untuk mempercepat pertumbuhan pembangunan di daerahnya sesuai dengan potensi daerahnya yang dapat memberikan dukungan terhadap pembangunan IKN. (ril/*)

Ayo tulis komentar cerdas