TES JALUR - Salah satu peserta melakukan tes jalur di special Stage Batambaya Gravity Race di Dusun Batambaya, Desa Kalora, Kecamatan Kinovaro Kabupaten Sigi, Kamis (18/08/2022). (Foto: Metrosulawesi/ Addi Pranata)

Sigi, Metrosulawesi.id – Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Kota Palu untuk kedua kalinya kembali bakal menggelar balap sepeda gunung bertajuk Batambaya Gravity Race di bukit Desa Kalora, Kecamatan Kinovaro, Kabupaten Sigi. Digelar mulai Sabtu 20 Agustus esok, balap sepeda kali ini antusias diikuti oleh ratusan peserta.

“Kegiatan kali ini merupakan Even yang masuk dalam Kalender ISSI kota Palu dengan kategori sepeda gunung atau MTB bergenre Gravity Enduro,” kata Ede Rian salah satu panitia kepada Metrosulawesi, Kamis (18/08/2022).

Menurutnya, sejauh ini telah ada sedikitnya 120 peserta yang terdaftar. Tak hanya dari Sulteng peserta juga berasal dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Kalimantan. Mereka nantinya bermain di lima kelas yakni Men Open umur 20-29 tahun, kelas Master A- Master C, dan Junior serta khusus kategori eksebisi yakni kelas Hard Tail.

Ede menjelaskan, ratusan peserta akan menjajal dua Jalur (Special Stage) yang menguji adrenalin sebab kebanyakan diisi oleh penurunan curam dengan jarak kurang lebih 1,2 Km.

“Jadi memang selain skill dan pengalaman, sepeda sangat menentukan gravity kali ini. Untuk menjamin keselamatan, lara peserta juga kami sudah daftarkan mereka di BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.

Ede menambahkan, Batambaya Gravity merupakan pemanasan untuk menjajal Salena Sport Tourism yang jalurnya lebih ekstrem. “Makanya habis dari sini kami akan fokus di Sport tourism Salena. Ini tujuannya untuk menarik cabor sepeda gunung yang menyajikan view dan udara yang lebih bagus,” ujar Ede.

Sementara itu, Ketua ISSI Kota Palu, Anwar Ismail berharap pada kejuaraan kali ini bakal muncul bibit-bibit sepeda gunung daerah setempat untuk berlaga di nasional terutama di ajang porprov Banggai 2022.

“Jadi nanti disini kami akan lihat bagaimana atlet-atlet Palu bersaing dengan atlet dari luar daerah,” katanya.

Reporter: Addi Pranata

Ayo tulis komentar cerdas