Gubernur Sulteng H Rusdy Mastura menerima kunjungan Kepala Perwakilan Sulteng BPJS Ketenagakerjaan Raden Harry Agung Cahya dan jajarannya di ruang kerja Gubernur, Selasa (16/8). (Foto: Admin Pimpinan)

Palu, Metrosulawesi.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp6 miliar untuk asuransi jaminan sosial masyakarat miskin.

Hal itu disampaikan Gubernur Sulteng H Rusdy Mastura saat menerima kunjungan Kepala Perwakilan Sulteng BPJS Ketenagakerjaan Raden Harry Agung Cahya dan jajarannya di ruang kerja Gubernur, Selasa (16/8).

Kunjungan itu dalam rangka mematangkan program Asuransi Jaminan Sosial terhadap masyarakat miskin ekstrim dan tenaga kerja rentan desa.

Gubernur mengatakan, dana Rp6 miliar untuk asuransi jaminan sosial masyakarat miskin di 300 desa tertinggal dan desa sangat tertinggal yang ada di Sulteng.

Menurutnya alokasi anggaran itu sebagai bentuk perhatian serius pemerintah provinsi kepada masyarakat miskin ekstrim dan tenaga kerja renstan yang ada di desa.

Gubernur meminta pihak BPJS  Ketenagakerjaan melakukan sosialisasi program ini kepada bupati di Sulteng. Sehinga seluruh desa di Sulawesi Tengah dapat memiliki asuransi terhadap masyarakat miskin ekstrim dan tenaga kerja rentan.

“Kalau Provinsi Sulawesi Tengah memiliki anggaran yang besar atau fiskal provinsi kuat, provinsi akan biayai semua asuransi untuk 1.800 desa di Sulawesi Tengah,” kata Gubernur.

Untuk itu Gubernur meminta para bupati, agar mengimbau kepala desa untuk mengalokasikan anggaran dana desa dimana setiap desa Rp20 juta untuk mengasuransikan masyarakatnya.

Kepala Perwakilan Sulteng BPJS Ketenagakerjaan Raden Harry Agung Cahya, mengatakan hingga kini beberapa bupati telah menyetujui untuk mengalokasikan anggaran untuk Asuransi Jaminan Sosial Masyatakat Desa. Antara lain Kabupaten Poso, Kabupaten Buol, dan Kabupaten Sigi.

Kepala Dinas BPMD Moh. Nadir mengatakan, pihaknya bersama Bappeda akan mematangkan desa-desa yang akan masuk Asuransi Jaminan Sosial Masyarakat. Pihaknya juga akan menyusun juknis dan draf kerja sama yang akan ditandatangani Gubernur bersama BPJS Ketenagakerjaan. (ril/*)

Ayo tulis komentar cerdas