Haerun. (Foto: Ist)

Donggala, Metrosulawesi.id – Wakil Sekretaris Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Donggala Haerun menyesalkan sikap Ketua KONI Donggala Asgaf Umar.

Menurutnya, Asgaf Umar tidak memiliki keterbukaan ketika dipertanyakan persoalan anggaran KONI sebesar Rp1 miliar.

“Kami kan pengurus KONI juga, masa ketika kami pertanyakan persoalan dana 1 M, Pak Ketua KONI Asgaf Umar emosi. Kan kesannya tidak baik itu,” kata Wakil Sekretaris KONI Donggala, Haerun Rabu 17 Agustus 2022 ditemui di salah satu kafe di Donggala.

Mantan ASN Dinas Perikanan ini menjelaskan, persoalan pembahasan anggaran KONI berawal dari komunikasi internal di grup WA KONI Donggala.

Pada saat itu, kata Haerun lagi, ia sebagai pengurus cabor (cabang olahraga) Percasi (Persatuan Catur Seluruh Indonesia) meminta rapat evaluasi anggaran KONI sebesar Rp1 M. Tetapi permintaan ini hanya dibalas dengan bahasa yang tidak baik oleh ketua KONI Asgaf Umar.

Ketua KONI Donggala, Asgaf Umar. (Foto: Metrosulawesi/ Tamsyir Ramli)

“Salahkah kami meminta rapat evaluasi kepada ketua KONI? Kami pertanyakan di grup WA KONI Donggala, tapi Pak Ketua KONI Asgaf Umar hanya menjawab dengan kalimat jangan cuma banyak omong, apa yang sudah bapak lakukan terhadap pembinaan prestasi olahraga di Kabupaten Donggala,” ucap Haerun sambil memperlihatkan bukti percakapan Grup WA KONI Donggala ke wartawan.

“Bukan hanya itu, Pak Ketua KONI Asgaf Umar juga mengatakan apa prestasi yang sudah dicapai cabang olahraga Percasi. Kan aneh juga, kami hanya minta rapat evaluasi penggunaan dana 1 M tetapi dibalas dengan kalimat yang tidak beretika,” kata pengurus Percasi ini.

Menanggapi tudingan itu,  wartawan mengkonfirmasi ketua KONI Donggala Asgaf umar di ponsel Rabu kemarin. Anggota DPRD Donggala yang duduk di komisi III ini menjawab persoalan dana KONI akan dibahas di rapat tahunan.  

“Nanti ada rapat tahunan,” singkatnya.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas