BANGUN MASJID - Pekerja Masjid Nursiah Daud Paloh sedang memasang lantai keramik. (Foto: Metrosulawesi/ Udin Salim)

Sigi, Metrosulawesi.id – Tiga tahun lalu, Hj Nilam Sari Lawira (NSL) mewakafkan tanahnya seluas 4 hektar, yang berada di Desa Maku, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, kepada Yayasan Media Group, dengan tujuan untuk dibangunkan Sekolah Sukma Bangsa Sigi, sekolah berbasis Boarding School seperti yang berdiri di Aceh 16 tahun silam.

Saat ini sekolah yang dibangun dengan dana sumbangan masyarakat Indonesia melalui Dompet Kemanusiaan Media Group, di bawah naungan Yayasan Media Group, sudah berdiri dan  berjalan dua tahun pelajaran.

Di lokasi tersebut pun, saat ini sedang dibangun satu masjid megah, yang juga merupakan wakaf dari Pimpinan Media Group, H Surya Daud Paloh.

Untuk memastikan progres pembangunan masjid  Nursiah Daud Paloh, Ketua Yayasan Media Group, Ali Sadikin, meninjau pembangunan masjid itu, Rabu (10/8).

Menurut Ali Sadikin, perkembangan pembangunan fisik masjid tersebut, saat ini sudah mencapai 80 persen.

“Progres pembangunan Masjid Nursiah Daud Paloh, yang merupakan wakaf dari Bapak Haji Surya Paloh, sudah mencapai 80 persen untuk pembangunan fisiknya,” ujarnya.

Masjid itu diharapkan segera rampung pengerjaanya, sehingga bisa digunakan sebagai sarana ibadah, bagi warga muslim yang berada di lingkungan sekolah berasrama itu.

Masjid dengan anggaran kurang lebih sebesar Rp 2 Miliar Rupiah itu, diperkirakan akan rampung pengerjaannya dalam waktu satu setengah hingga dua bulan ke depan.

“Untuk pembangunan fisik masjidnya sendiri, Pak Surya mewakafkan sekitar satu setengah miliar, ditambah wakaf dalam bentuk marmer dan pemasangannya sekitar 500 jutaan. Jadi sekitar 2 Miliar beliau mewakafkan untuk pembangunan masjid ini,” tutur Ali Sadikin.

Masjid tersebut diharapkan dapat menjadi berkah bagi keluarga besar Sukma Bangsa yang ada di Sigi.

“Tanahnya tanah wakaf, masjidnya juga masjid wakaf. Insya Allah ini akan menjadi keberkahan untuk keluarga besar yang ada di Sukma Bangsa Sigi,” tandas Ali Sadikin.

Ia memastikan material yang digunakan dalam pembangunan masjid Nursiah Daud Paloh adalah bahan-bahan pilihan dan sangat baik untuk digunakan.

“Masjid ini dibuat secara khusus dengan lantai dan tiang dilapisi dengan marmer. Proses ini harus kita lakukan dengan baik, finishing dengan baik, dan semuanya dengan bahan-bahan yang sangat baik, yang kita datangkan khusus untuk membangun masjid ini,” terang Ali Sadikin.

Reporter: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas