Gubernur Sulteng H Rusdy Mastura berdialog dengan warga Desa Talaga, Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala, terkait penetapan Talaga sebagai Kawasan Pangan Nasional (KPN), Rabu (3/8). (Foto: Adpim)

Palu, Metrosulawesi.id – Masyarakat Adat Desa Talaga, Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala mendukung kebijakan pemerintah yang menetapkan wilayah mereka menjadi Kawasan Pangan Nasional (KPN).

Dukungan itu terungkap dalam pertemuan Gubernur Sulteng H Rusdy Mastura dengan masyarakat Desa Talaga, Rabu (3/8). Pertemuan tersebut dilakukan sebelum Gubernur dan sejumlah pejabat terkait mengunjungi titik nol KPN di Desa Talaga.
Gubernur mengharapkan masyarakat Desa Talaga dapat menyediakan lahan garapan, petani pengarap lahan dan ketersediaan sumber air untuk pertanian yang nantinya akan digarap.

Mantan wali kota Palu dua periode ini mengatakan, perlu kolaborasi dan sinergitas antar pemerintah daerah untuk mendukung percepatan pembangunan Kawasan Pangan Nasional (KPN).

“Wujud nyata tahap awal dari dukungan pemerintah daerah untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam mempercepat pembangunan KPN yang disiapkan oleh pemerintah pusat untuk Provinsi Sulawesi Tengah sebagai penyangga IKN,” kata Gubernur.

Kamru Abdul Wahid mewakili Ketua Adat Desa Talaga mengatakan, atas nama masyarakat adat menyampaikan perasaan bangga dan mendukung atas ditetapkannya Desa Talaga menjadi KPN. Terobosan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah itu sebagai upaya membangun perekonomian masyarakat melalui pembangunan Kawasan Pangan Nasional (KPN).

Sementara itu melalui Kementerian PUPR mengharapkan pembangunan Kawasan Pangan Nasional ini sesuai arahan Menteri PUPR yang menugaskan Direktur Bina OP bersama Tim Satker Air Tanah dan Air Baku BWSS 3 Sulteng, memberikan dukungan penyediaan air baku dengan membuat sumur bor di 2 titik lokasi untuk menunjang Kawasan Pangan Nusantara (KPN) agar petani penggarap dapat maksimal melakukan aktifitas pertaniannya. (ril/*)

Ayo tulis komentar cerdas