SAMBUTAN - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sulteng, Mohamad Nadir, menyampaikan sambutan saat membuka Bimbingan Teknis Pengelolaan Aset Desa di Palu, Selasa 2 Agustus 2022. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sulteng, Mohamad Nadir, mengungkapkan desa harus mampu mengelola anggaran yang nilainya cukup besar, salah satunya DD (dana desa).

“Para Kepala Desa (kades) dan perangkatnya harus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia agar dapat mengembangkan ide-ide yang lebih inovatif untuk mendukung Sulawesi Tengah sebagai provinsi penyanggah Ibu Kota Nusantara,” ucap Nadir.

Hal tersebut disampaikan saat membuka Bimbingan Teknis Pengelolaan Aset Desa di Palu, Selasa 2 Agustus 2022. Nadir didampingi Sekretaris Dinas PMD Bambang SP Suwandi, dan Kepala Bidang Pemerintahan Desa Zendi Aldi Budiawan.

Bimbingan Teknis ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan, pengetahuan, pemahaman dan sinergi para Kades yang mengelola serta bertanggungjawab terhadap pengelolaan administrasi keuangan desa.

Diketahui, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah juga telah mencanangkan Program Smart Village (Desa Pintar) yang didukung Pemerintah Pusat. Smart Village bertujuan mempercepat pembangunan desa dan meningkatkan perekonomian.

“Sehingga kita harapkan dapat menjadi nilai tambah bagi aparatur pemerintahan desa dengan komitmen dan konsisten dalam meningkatkan kualitas pengembangan diri serta berinovasi,” ujar Nadir.
 
Adapun kegiatan diikuti sebanyak 18 orang merupakan kepala urusan umum desa dan atau operator desa yang berasal dari Kabupaten Sigi dan Donggala. Sebelumnya, Kepala Dinas PMD Provinsi Sulteng, Mohamad Nadir, mengharapkan Dana Desa (DD) mampu mendukung kegiatan ketahanan pangan masyarakat desa.

“Penggunaan dana desa untuk ketahanan pangan perlu dipastikan berjalan efektif. Jadikanlah desa sebagai lumbung pangan maka kemandirian pangan desa dapat tercapai,” ucap Nadir saat menjadi narasumber Bimbingan Teknis Bagi Penyuluh/Staf Lapangan Kegiatan Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program (IPDMIP) di Aula Kantor Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Kamis 28 Juli 2022.

Nadir mengatakan penggunaan dana desa untuk ketahanan pangan perlu dilakukan melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat agar masyarakat desa memiliki kebutuhan pangan secara mandiri.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas