Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Morowali AKBP Suprianto menunjukkan narkotika jenis sabu yang diamankan dari seorang pria berinisial MW di Mapolres Morowali, Senin (1/8). (Foto: Metrosulawesi/ Murad Mangge)

Morowali, Metrosulawesi.id – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Morowali AKBP Suprianto didampingi Kasat Narkoba Polres Morowali Iptu Anton Muwala, Kasi Humas Polres Morowali Iptu Agus Taufik dan beberapa personel Sat-Narkoba merilis pengungkapan kasus narkotika jenis sabu.

“Terduga pelaku adalah lelaki berinisial MW (23), diamankan anggota Sat- Narkoba di Jalan Trans Sulawesi Desa Karaupa, Kecamatan Bumi Raya, Kabupaten Morowali,” terang AKBP Suprianto kepada wartawan di Polres Morowali, Senin 1 Agustus 2022.

Suprianto menjelaskan kronologi kejadiannya, hari Sabtu (30 Juli 2022) sekitar pukul 13.00 Wita, anggota Sat-Narkoba Polres Morowali menerima informasi dari masyarakat bahwa akan ada transaksi Narkotika jenis sabu yang akan tiba di Bandara Morowali.

Sat-Narkoba Polres Morowali langsung melakukan penyelidikan dan menuju ke Bandara Morowali dan melakukan pemantauan, dan melihat MW masuk ke dalam mobil dan sekitar pukul 16.00 wita. Anggota Sat-Narkoba menghentikan mobil yang ditumpangi terduga dan dilakukan penangkapan terhadap MW.

Polisi menggeledah badan dan barang bawaan terduga MW dan ditemukan 12 bungkus besar plastik cetik bening berisikan narkotika jenis sabu. Berat narkotika itu 2.295 gram ditemukan di dalam koper pakaian milik MW, 1 unit handphone merk infinix warna biru.

“Terduga MW serta barang bukti langsung dibawa anggota Sat-Narkoba  dan diamankan di Polres Morowali,” kata Suprianto.

Dijelaskan Suprianto, menurut pengakuan terduga sebanyak 12 bungkus plastik berisikan Narkotika jenis sabu tersebut dibawa dari Kota Medan menuju Kabupaten Morowali. MW dijanjikan upah oleh (Mr-.X) sejumlah uang Rp. 110.000.000 dimana yang telah diserahkan kepada terduga sejumlah Rp20.000.000 dan sisa upah yang sejumlah Rp. 90.000.000 diserahkan setelah barang di terima oleh pemesan.  

“Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya tersangka MW dijerat dengan pasal 112 UU narkotika dan pasal 114 UU nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal 5 tahun sampai 20 tahun penjara,” ungkap Suprianto.

Kapolres Morowali juga mengapresiasi kinerja anggotanya yang mampu  mengungkap kasus peredaran narkoba, serta mengimbau kepada wartawan dan masyarakat agar menjauhi barang haram seperti narkoba karena membahayakan keselamatan diri sendiri.

Reporter: Murad Mangge
Editor: Syahril Hantono

Ayo tulis komentar cerdas