LAUNCHING LOGO - Ketua Umum PB Alkhairaat, Habib Ali saat memberikan amanat pada kick off dan launching logo baru Mubes Alkhairaat di Kampus Universitas Alkhairaat Palu, Ahad 26 Juni 2022. (Foto: Metrosulawesi/ Udin Salim)
  • Jelang Mubes Alkhairaat XI 27-29 Juli 2022

Palu, Metrosulawesi.id – Musyawarah Besar (Mubes) Alkhairaat XI punya logo baru. Kick off dan launching logo terbaru itu dilakukan langsung Ketua Umum Pengurus Besar Alkhairaat Habib Ali bin Muhammad Aljufri di Kampus Universitas Alkhairaat (Unisa) di Palu, Ahad 26 Juni 2022. Mubes Alkhairaat sendiri akan berlangsung pada 27-29 Juli 2022 mendatang.

Peluncuran logo terbaru itu dihadiri Rektor dan sejumlah civitas akademika Unisa , serta disaksikan keluarga besar Alkhairaat melalui langsung di media sosial, facebook, Youtube, Zoom dan Instagram.

Kehadiran logo baru ini memberikan spirit tersendiri bagi Alkhairaat menghadapi era baru society 5.0. Logo baru tidak sekadar indah dipandang mata, tetapi juga memberikan makna yang mendalam bagi tujuan dan cita-cita Alkhairaat.

Angka 11 dalam huruf Arab menggambarkan angka tawasuth (moderat) atau tawazun (seimbang). Melambangkan dalam Muktamar Besar Alkhairaat XI, mempertegas dirinya sebagai Islam yang washathiyah (moderat).
Hijau bergradasi menggambarkan Alkhairaat terus bertumbuh dengan semangat baru, dengan kekuatan tiga elemen, yaitu: tanzim (organisasi), madrasah (sekolah), dan masyarakat Alkhairaat.

Kuning bergradasi adalah menggambarkan Alkhairaat sebagai lembaga pendidikan yang akan terus melahirkan muslim cendekia, yang beriman, berakhlak dan bertakwa.

Sementara warna kuning emas yang menonjol pada tulisan Alkhairaat menggambarkan Alkhairaat semakin gemilang dengan sikap kemandirian dan teguh pada pendiriannya.

Ilustrasi Bahtera dengan layar terkembang pada Keseluruhan Logo, menggambarkan di tengah tantangan zaman, Alkhairaat terus melaju menuju satu tujuan, yaitu cita-cita pendiri Alkhairaat Habib Sayid Idrus bin Salim Aljufri.

Habib Ali berharap logo baru tersebut memberikan spirit dan semangat baru. Dia juga berharap filosopi yang terdapat dalam logo itu bisa tercapai.

Habib Ali, mengatakan ada dua hal yang utama, yang melatarbelakangi berdirinya Alkhairaat yaitu “belajar” dan “mengajar”. Pendiri Alkhairaat, Habib Idrus selalu menekankan adanya dua hal itu.

“Bagi mereka yang merasa kurang berilmu, maka harus belajar. Sedangkan yang merasa punya ilmu harus mengajar,” kata Habib.

“Tujuan dan harapan kita mengembangkan Alkhairaat tidak lari dari tujuan dan harapan dari pendiri Alkhairaat itu sendiri. Dan harapan mereka adalah harapan dari Nabi Muhammad SAW. Karena Nabi Muhammad SAW diturunkan untuk memperbaiki akhlak manusia,” tambah Habib.

Ketua Stering Commite Mubes Alkhairaat XI, Prof Dr Zainal Abidin berpendapat, kick off atau launching logo Mubes tersebut adalah hal yang positif. “Baru kali ini kita Mubes punya logo yang baru. Stering mengapresiasi panitia yang telah membuat logo baru, sehingga Mubes Alkhairaat makin bervariasi,” kata Zainal.

Zainal yang juga Ketua MUI Kota Palu itu terkesan dan memberikan pujian terhadap filosofi yang terkandung dalam logo tersebut.

“Semoga Mubes Alkhairaat kali ini memberikan keputusan sebagaimana yang tergambar dalam filosofi pada logo yang baru ini,” ujarnya.

“Bahtera dengan layar terkembang, menggambarkan bahwa Alkhairaat akan terus bergerak, melaju menuju satu tujuan,” tambahnya.

Zainal mengatakan, lima tahun mendatang Alkhairaat akan memasuki satu abad. Dan yang perlu dipikirkan sejak saat ini adalah, bagaimana Alkhairaat menghadapi berbagai tantangan pada abad kedua atau seratus tahun kedua.

“Ini tentu problemnya akan berbeda dengan yang sebelumnya. Kita harus mempersiapkannya mulai saat ini untuk menghadapi tantangan pada 100 tahun kedua itu,” ujarnya.

“Tapi, saya optimis lembaga ini, insyaallah akan melahirkan SDM (sumber daya manusia) yang berkualitas. SDM yang bisa menghadapi tantangan itu. Kedepan Alkharaat akan melahirkan pembaharu. Pembaharu yang tetap berpegang pada cita-cita pendiri Alkhairaat Habib Idrus Aljufri,” tambahnya.

Semetara itu, Ketua Panitia Mubes Alkhairaat Dr H M Agus Lamakarate, mengatakan pelaksanaan Mubes kali ini akan melibatkan kerjasama dengan sejumlah media, baik cetak maupun online.

Reporter: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas