WAKIL SULTENG - Tim rauf Junior salah satu perwakilan Sulawesi Tengah di Liga Topskor Nasional serie nasional. (Foto: Ist)

Bogor, Metrosulawesi.id – Liga topskor seri nasional kelompok usia 18 tahun telah dimulai pada Senin (27/06/2022) di kota Bogor, Jawa Barat.  Tim asal Sulawesi Tengah yakni Garuda Kabonena dan Rauf Junior berhasil mengamankan tiga poin usai berhasil melibas perwakilan tim tuan rumah.

Pada pertandingan pertama, tim Garuda Kabonena yang berada di grup A, berhasil mengalahkan Bogor City dengan skor 2-0. Gol Garuda Kabonena masing-masing diciptakan oleh Adrian menit ke-27 dan Yusuf Pratama menit ke-54.

Pada partai yang digelar di lapangan Universitas Trisakti Nagrak itu, Garuda Kabonena sedikit susah beradaptasi dengan keadaan lapangan. Pada babak pertama penguasaan bola otomatis dipegang oleh tuan rumah Bogor City. Kendati begitu, Garuda Kabonena berhasil unggul jelang turun minum lewat sepakan Nadil di menit ke-29 dari sayap kanan.

Pada babak kedua, Bogor City yang tak ingin dipermalukan kembali mencoba untuk menguasai bola. Namun solidnya lini pertahanan Garuda kabonena sulit ditembus pemain Bogor City. Garuda Kabonena di bawah asuhan coach Agung akhirnya mengamankan kemenangan lewat gol kedua yang dilesatkan oleh yusuf pratama di menit ke-54.

Sementara itu, Rauf Junior di partai penyisihan grup B berhasil menumbangkan klub tuan rumah lainnya yakni Diklat ISA dengan skor 2-1. Gol pembuka Rauf Junior diciptakan oleh Adrian di menit ke-15. Namun tak selang berapa lama, Diklat ISA berhasil menyamakan kedudukan lewat gol yang dicetak oleh Dimas Aryaguna di Menit ke 27. Rauf Junior dibawah asuhan pelatih Sadiq Abdilah akhirnya mengunci kemenangan setelah Moh Azak berhasil menyumbangkan Gol di menit ke-39.

Di partai ini, Rauf Junior sejatinya memiliki sejumlah peluang emas, namun tak bisa dikonversi untuk jadi gol. Rauf Junior juga kurang beruntung sebab pemain belakang mereka jelang berakhirnya babak kedua harus menerima kartu merah dari wasit.

“Alhamdulillah hari tim Rauf Junior Sulteng, berhasil mengamankan tiga Poin mengalahkan tim tuan rumah Diklat ISA (Imran soccer akademi). Meskipun dipanas terik  atahari semangat pemain tidak kendor cuman ada pemain belakang yang diganjar kartu merah, namun anak-anak tetap fokus sampai akhir pertandingan,” ujar Sadik  saat dihubungi Metrosulaw si.

“Untuk laga besok (hari ini), untuk pemain belakang harus dievaluasi, begitu juga pemain depan, ada beberapa peluang yang harusnya bisa dikonversi jadi gol tapi tidak dimaksimalkan dengan baik,” katanya. (ap)

Reportert: Addi Pranata

Ayo tulis komentar cerdas