MUSDA - Kadispar Sulteng, Diah Agustiningsih, didampingi Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Dinas Pariwisata Provinsi Sulteng, Dorkas Rangan, ST. M.Si, saat mengikuti Musda HPI, di Aula Kantor Dinas Pariwisata Provinsi Sulteng, Senin, 27 Juni 2022. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Musyawarah Daerah (Musda) di Aula Kantor Dinas Pariwisata Provinsi Sulteng, Senin, 27 Juni 2022.

“Hari ini (kemarin-red) HPI melaksanakan Musda untuk memilih ketua dan pengurus lainnya. Jadi nanti yang memimpin HPI ini memiliki tugas yang berat, karena harus berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata Sulteng. Jadi kita ini sama-sama jalan, kami dari bidang Destinasi Pariwisata akan menggandeng beberapa mitra kami seperti HPI, PHRI, Asita, Gipi, dengan satu tekad untuk keembangkan sektor pariwisata di Sulteng,” jelas Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Dinas Pariwisata Provinsi Sulteng, Dorkas Rangan, ST. M.Si, di ruang kerjanya.

Dorkas mengatakan, rencananya di tahun ini juga pihaknya akan melaksanakan forum diskusi bersama para mitra tersebut.

“Kita ingin mendengarkan masukan dari mereka, seperti apa pengembangan pariwisata ke depannya, kami akan support sekali apa yang akan mereka buat ke depannya,” ujarnya.

Intinya, kata Dorkas, komunikasi itu dapat terjalin dengan baik bersama para mitra Dinas Pariwisata karena tujuannya untuk kepentingan bersama dalam memajukan pariwisata Sulteng.

“Ke depan ini akan diadakan Festival Danau Poso (FDP), itu salah satu kegiatan yang dilakukan oleh Provinsi Sulteng. Melalui FDP ini maka kita akan mencoba memberikan sesuai yang baik bagi wisatawan mancanegara maupun lokal, bahwa Sulteng ini damai, tentram, dan aman, khususnya di Poso. Jadi kami ingin para wisatawan tidak takut atau ragu-ragu untuk berkunjung dalam melihat destinasi yang ada di Sulteng, baik ke Poso maupun ke kabupaten lainnya,” katanya.

Menurut Dorkas, Sulteng ini kaya sumber daya alam, baik dari wisata alam dan buatan, lautnya, kemudian kreativitas pelaku-pelaku industri ekonomi kecil sangat bagus dan tumbuh di sejumlah desa wisata.

“Perlu diketahui sektor pariwisata ini merupakan sektor penting di dalam penanggulangan kemiskinan. Jadi itulah gunanya HPI ber-Musda untuk mendapatkan ketua yang baru. Setelah itu mereka akan memberikan konsep yang akan mereka tawarkan kepada kami. Berikutnya nanti mungki GIPI atau PHRI, jadi kita ini pelan-pelan. Setelah semuanya kami dekati, kami akan membentuk forum untuk merumuskan langkah-langkah selanjutnya dalam kembangkan pariwisata,” pungkasnya.

Dorkas berharap kepada Ketua HPI terpilih nanti bisa bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Sulteng untuk shering dalam membangun pariwisata.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas