Toko Audio Elektronik di Jalan W.R Supratman, Kota Palu. (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – Hampir tiga bulan terakhir, harga penjualan beberapa barang elektronik yang ada di sejumlah toko elektronik di Kota Palu, hingga kini tercatat terus mengalami kenaikan sampai dengan sebesar 7 persen.

“Kenaikan harga barang elektronik terjadi sejak beberapa waktu lalu, hampir semua jenis naik, mulai dari televisi, kipas angin, dan masih banyak lagi yang lainnya,” kata Wilson Pemilik Toko Audio Elektronik, Sabtu (25/6/2022).

Apalagi, ia mengaku bahwa sampai saat ini terjadi begitu ketat persaingan antar brand elektronik. Sedangkan, dirinya mengatakan untuk jumlah kenaikan barang elektronik tersebut tergantung dari jenis dan kualitasnya.

“Kalau pembeli tetap ada, tapi tidak sebanding sebelum naik harganya. Contohnya, harga televisi model terbaru yang sebelumnya berkisar antara Rp2 juta – Rp15 juta kini mencapai Rp2,2 juta- Rp 16 juta,” ungkapnya.

Menurutnya, kenaikan harga barang elektronik menyebabkan minat masyarakat membeli jenis barang ini menjadi turun. Hal ini, lanjut dia, berdampak menurunnya omzet penjualan dibanding dengan sebelum harga naik.

“Omzet saya mengalami penurunan sekitar 20% karena jumlah pengunjung yang berbelanja di toko saya terus menurun akhir-akhir ini. Otomatis semua pemilik toko elektronik mengeluh karena kurang pembeli,” ujarnya.

Namun, untuk menaikan omset penjualan pihaknya melakukan beberapa upaya dalam menarik minat konsumen berbelanja. Dimana salah satunya memberikan pengurangan harga (diskon) untuk beberapa jenis barang elektronik.

“Beberapa jenis elektronik kami berikan diskon agar konsumen lebih tertarik untuk membeli barang di toko ini. Kemudian pelayanan dan servis juga harus lebih ditingkatkan lagi,” sebutnya.

Reporter: Fikri Alihana

Ayo tulis komentar cerdas