PENGANGKUTAN BARANG - Sejumlah petugas barang saat memasukan barang JCH di mobil pengangkutan barang di Asrama Haji Transit Palu, Jumat sore, 24 Juni 2022. (Foto: Metrosulawesi/ Moh. Fadel)
  • Sempat Disita di Bandara Sabun Deterjen

Palu, Metrosulawesi.id – Sejumlah barang bawaan atau tas Jemaah Calon Haji (JCH) Provinsi Sulawesi Tengah yang dikumpulkan pada salah satu ruangan di Asrama Haji Transit Palu pada sore hari mulai di data untuk dibawa ke Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu.

“Kami di Asrama Haji Transit Palu hanya sebatas mendata tas para JCH, untuk memeriksa barang di dalam tas itu bukan kewenangan kami, itu pihak bandara dan dari embarkasi,” kata Kordinator Petugas Barang Asrama Haji Transit Palu, Topan, di ruangan penampungan barang, baru-baru ini.

Namun, kata Topan, sesuai informasi dari Bandara, yang sempat disita barang JCH adalah sabun deterjen.

“Hanya barang itu disita oleh para petugas bandara, dan itu kami telah catat. Disitanya barang bawaan JCH tentunya sesuai aturan yang berlaku di bandara,” ujarnya.

Selain itu, kata Topan, barang-barang bawaan JCH seperti kue kering dan beras tidak disita oleh petugas Bandara. Padahal para JCH ini sudah dipesan untuk tidak membawa barang-barang tersebut.

“Kemudian juga seperti rokok dan macis, ini juga tentunya dilarang dibawa. Yang jelas kita di Asrama Haji Transit Palu tidak periksa barang bawaan JCH, kami hanya sebatas mengamankan kemudian bawa ke Bandara,” katanya.

Topan mengatakan, pihaknya melihat kebanyakan JCH membawa mie instan.

“Untuk barang para JCH ini seperti sekarang ini yang kloter BPN-4, ini langsung dibawa ke Bandara untuk diperiksa petugas disana, karena barang ini akan diperiksa lagi di Embarkasi Balikpapan,” ujarnya.

Kata Topan, di Asrama Haji Transit Palu, barang JCH hanya sebatas disortir sesuai jumlah manifest-nya yang akan berangkat besok (hari ini).

“Yang jelas semua barang JCH bakal diperiksa secara ketat di Bandara dan Embarkasi,” ungkapnya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas