BIMTEK - Bappeda Provinsi Sulteng melasanakan Bimtek Aplikasi Sistem Perencanaan, Penganggaran, Pemantauan, Evaluasi dan Analisa Kemiskinan Terpadu (Sepakat) di Palu, Rabu 22 Juni 2022. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sulteng, Shandra Tobondo, mengungkapkan dalam rangka percepatan penghapusan kemiskinan ekstrim pada 2023, pihaknya melakukan inovasi dengan mengalokasikan anggaran Rp39 miliar rupiah untuk kabupaten/kota.

“Dalam rangka mendukung penghapusan kemiskinan ekstrim pada tahun 2023 telah ada inovasi yang akan dilaksanakan pada 13 Kabupaten/Kota. Mudah-mudahan dengan adanya percepatan pemberian data dan informasi dari pemerintah pusat, maka kita lebih intens lagi untuk melakukan rapat koordinasi berkaitan dengan pengentasan kemiskinan ekstrim dan pengentasan kemiskinan secara keseluruhan dapat dilakukan secara tepat sasaran,” ucapnya.

“Inovasi melalui ‘Gercep, Gaskan, dan Berdaya’ untuk menurunkan angka kemiskinan dengan pemberdayaan masyarakat,” tambah Shandra saat Bimtek Aplikasi Sistem Perencanaan, Penganggaran, Pemantauan, Evaluasi dan Analisa Kemiskinan Terpadu (Sepakat) di Palu, Rabu 22 Juni 2022.

Bimtek diselenggarakan secara daring dan luring selama dua hari dimulai 22-24 Juni 2022. Peserta kegiatan seluruh Bappeda Kabupaten/Kota se-Sulawesi Tengah. Kata Sandra, inovasi yang digagas sebagai tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrim. Inpres mengamanatkan untuk menghapuskan kemiskinan ekstrim dari 4% atau 10,86 juta jiwa ditahun 2022 menjadi 0% pada tahun 2024.

“Inpres tersebut menunjukkan komitmen pemerintah untuk menghapuskan kemiskinan ekstrim 6 tahun lebih cepat dari target tujuan pembagunan berkelanjutan,” ujar Shandra.

Selain itu, adanya keputusan Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Nomor 25 Tahun 2022 tentang Kabupaten/Kota Prioritas Penghapusan Kemiskinan Ekstrim 2022-2024, telah menetapkan 212 Kabupaten/Kota sebagai daerah prioritas percepatan penghapusan kemiskinan ekstrim tahun 2022. Ada 302 Kabupaten/Kota sebagai perluasan prioritas percepatan penghapusan kemiskinan ekstrim tahun 2023-2024.

“Menanggapi surat dari Menko, untuk penghapusan kemiskinan ekstrim di Provinsi Sulawesi Tengah mendapat alokasi anggaran untuk tujuh kabupaten. Jadi tidak semua kabupaten yang mendapat bantuan alokasi anggaran ditahun 2022 ini,” beber Shandra.

Menurutnya, harus disadari untuk mengentaskan kemiskinan tidaklah mudah dan dihadapkan dengan berbagai tantangan salah satunya dalam hal ketersediaan portal data dan informasi yang segera konperhensif, menyajikan data dan analisis data kemiskinan.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas