Lin Kadarwati. (Foto: Dok)

Parimo, Metrosulawesi.id – Kepala Seksi Pengadaan Tanah dan Pengembangan, Kantor Pertanahan Parigi Moutong (Parimo), Lin Kadarwati, mengemukakan bahwa hingga saat ini peran aktif masyarakat dalam dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 2022 masih kurang.

Minimnya peran aktif masyarakat tersebut menjadi kendala bagi kantor pertanahan parimo dalam meningkatkan progress pekerjaan hingga penerbitan sertifikat.

Meskipun petugas Kantor Pertanahan Parimo kerap mendatangi masyarakat secara door to door.

“Kurang aktifnya masyarakat ini menjadi kendala bagi kami sebenarnya, seharusnya usai dilakukan pengukuran, masyarakat aktif melengkapi administrasinya,” jelasnya saat menggelar konferensi pers, Kamis (23/6/2022) sore.

Dia menyebut, pada program PTSL dengan target 3.300 sertifikat, dilaksanakan di empat desa Kecamatan Tinombo Selatan, yakni Desa Oncone Raya, Sinei, Sigenti Selatan dan Tada Selatan.

Sementara masing-masing terget per desa, di antaranya Oncone Raya sebanyak 1.100 sertifikat, Sinei sebnyak 700 sertifikat, Sigenti Selatan 300 sertifikat dan Tada Selatan sebanyak 1.200 sertifikat.

“Saat ini, kegiatan pengukuran lanjutan sedang dilaksanakan di Desa Sinei dan Oncone Raya,” sebutnya.

Lebih lanjut Lin menjelaskan hingga kini sebanyak 929 bidang yang telah dilakukan pengukuran pada program PTLS tersebut.

Bukan itu saja, bahkan sebanyak 75 sertifikat  yang telah diterbitkan dan diserahkan kepada masyarakat.

Melihat target yang ditetapkan tersebut, menurutnya masih kurang lebih 16 persen realisasi capaian dilaksanakan pihaknya pada program PTSL.

“Prosedur untuk memulai program PTSL banyak yang dilewati. Kami memulai pelaksanaannya baru setelah Lebaran Idul Fitri,” pungkasnya.

Reporter: Faiz M. Sengka
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas