Pemimpin Bulog Kanwil Sulawesi Tengah, David Susanto. (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Kantor Wilayah Sulawesi Tengah sudah mendistribusikan minyak goreng curah di sejumlah pasar tradisional kurang lebih tercatat sebanyak 2.600_an ton.

Demikian hal tersebut diungkapkan langsung oleh Pemimpin Bulog Kanwil Sulteng, David Susanto usai ditemui Metrosulawesi di kantornya, Jumat (23/6).

Dikatakan, sampai saat ini pihaknya terus melakukan penyaluran minyak goreng curah di berbagai daerah kabupaten yang ada di Provinsi Sulawesi Tengah. Bahkan, ia mengaku masih tersisa 180 ton yang nanti akan disalurkan ke masyarakat.

“Selain Kota Palu, Donggala dan Sigi. Kita juga kirim ke daerah kabupaten, seperti Luwuk Banggai, Poso, Toli-toli, dan Morowali. Tetapi sekarang ini karena persoalan jarak hingga transportasi yang cukup jauh itu menjadi kendala kami,” tuturnya.

“Estimasi waktu pengiriman ke daerah kabupaten lama, apalagi yang wilayah terjauh paling lima hari. Bahkan sampai seminggu jika ada penambahan produksi lagi dari permintaan pemerintah daerah kabupaten,” ujarnya menambahkan.

Sementara untuk harga jual minyak goreng curah secara merata dikisaran Rp14.000 per liter atau Rp15.500 per kilogram (kg). Diharapkan ketersediaan stok hingga ke pengecer dan pedagang gejolak harga bisa ditekan lebih stabil.

“Dengan stok yang didistribusikan itu maka ketahanan makin mumpuni, implikasinya ada pada kemerataan harga. Pedagang juga secara tidak langsung akan menjual dengan harga yang sama kepada konsumen,” terangnya.

Reporter: Fikri Alihana

Ayo tulis komentar cerdas