Moh Yasin. (Foto: Metrosulawesi/ Tamsyir Ramli)
  • Gerindra Fokus Menangkan Pemilu Legislatif

Donggala, Metrosulawesi.id – Wakil Bupati Donggala Moh Yasin menegaskan siap bertarung di Pilkada 2024 mendatang dan tidak akan mengikuti pemilihan legislatif.

Bentuk kesiapannya ia terus melakukan sosialisasi ke masyarakat dengan tagline Kopiah Merah (komunitas pendukung Moh Yasin).

“Saya tidak nyaleg lagi di Pemilu 2024, saya fokus di Pilkada saja, karena kalau saya mau nyaleg syaratnya harus mundur jadi wakil bupati. Sedangkan masa pensiun saya sampai 16 Januari 2024,” kata Moh Yasin di ruang kerjanya, Rabu 22 Juni 2022.

“Tahapan pileg sudah selesai, tidak mungkin ba caleg, kalau ikut caleg harus mundur jadi Wabup, amanah rakyat harus selesai 4 tahun, saya masih 16 Januari 2024 selesai masa jabatan sebagai wabup,” sebutnya.

Dikatakannya, kesiapan maju bertarung di Pilkada 2024 sudah dilakukan dengan terus melakukan konsolidasi turun ke masyarakat.

“Secara resmi belum ada keputusan dari pengurus Gerindra siapa yang akan diusung pilkada 2024, kami partai kader bisa saja anggota DPRD dari partai Gerindra yang dipilih, belum ada keputusan. Kami banyak tokoh semua potensi, siapapun berpotensi, semua kader beri kesempatan,” bebernya.

Ditambahkannya menyangkut kopiah merah (komunitas pendukung Moh Yasin) merupakan simbol atau bagian dari kesadaran politik masyarakat yang memberikan dukungan kepadanya.

“Ya kopiah merah itu sebutan atau simbol dukungan politik kepada saya yang akan maju pilkada Donggala 2024 mendatang,”tuturnya.

Terpisah, Sekretaris DPD Gerindra Abd Karim Aljufri yang dimintai keterangan terkait persiapan Gerindra menghadapi Pilkada 2024 mengatakan pada prinsipnya Gerindra mengutamakan kader.

“Menyangkut Pak Yasin yang menguat itu wajar, beliau (Moh Yasin) wakil bupati dan juga ketua DPC Gerindra, kalau ada nama lain menguat misalnya Aziz Rauf wakil ketua II DPRD waktu masih panjang,” katanya saat dihubungi via ponsel Rabu kemarin.

“Nanti dilihat ke depannya dinamika seperti apa, respons masyarakat seperti apa, pilkada belum dibahas ini, 2024 mendatang kursi Gerindra berapa, apakah mengusung atau kehilangan  kursi,” bebernya.

Dijelaskannya, secara garis besar Pilkada diserahkan DPC ada badan seleksi kepala daerah mengodok nama calon.

“Gerindra 2024 fokus hasil pemilu, kursi berapa, target 2024 bisa mengusung tanpa koalisi, tanpa direpotkan mencari perahu (partai pengusung),” pungkasnya.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas