BERTEMU MENTERI - Bupati Sigi, Mohamad Irwan, saat audiensi dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional di Jakarta. (Foto: Ist)
  • Sebagian Akan Digunakan Untuk Lahan Huntap

Sigi, Metrosulawesi.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi menolak untuk memperpanjang izin Hak Guna Usaha (HGU) PT Hasfarm di Desa Pombewe, Kecamatan Sigi Biromaru.

Hal tersebut disampaikan, Bupati Sigi, Moh Irwan, saat audiensi dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Jakarta, Selasa, 14 Juni 2022.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sigi, Mohamad Irwan menjelaskan terkait lahan eks HGU PT Hasfarm di Desa Pombewe.

Menurutnya, sejak ia memimpin Kabupaten Sigi, pemerintah daerah telah melakukan pertemuan dan rapat koordinasi bersama tokoh adat, tokoh masyarakat Kabupaten Sigi, untuk itu mewakili masyarakat Sigi tetap menolak untuk perpanjangan dan kalau bisa, lahan eks PT Hasfarm ini diserahkan ke masyarakat, yang akan diolah masyarakat sebagai lahan pertanian bersama rakyat.

Pemerintah daerah juga telah menyusun jumlah kebutuhan unit hunian di beberapa desa, termasuk di eks HGU PT Hasfarm Hortikultura Sulteng. Optimalisasi pemanfaatan sisa lahan sebagai mana yang dimohonkan di dalam surat bupati pada 19 April 2022 juga mengedepankan kebutuhan masyarakat akan lahan.

Oleh karena itu, warga penghuni Huntap dan warga di sekitar kawasan Huntap sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani, maka direncanakan salah satu pemanfaatan terbesar berupa lahan pertanian bersama. Hal ini dipandang sejalan dengan program strategis pemerintah yaitu pengupayaan adanya Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA).

Menyahuti apa yang disampaikan oleh Bupati Sigi, Kementerian ATR/ BPN menyampaikan kebijakan tanah yang dikuasasi oleh negara adalah kewenangan Kementerian ATR/BPN dan digunakan yang pertama untuk kepentingan umum, kedua Reforma Agraria, dan ketiga proyek strategis nasional atau cadangan negara lainnya.

Diharapkan setelah pertemuan ini Pemda Sigi memasukkan proposal ke Kementerian ATR/BPN terkait kebutuhan tersebut.

Reporter: Ariston Aporema Sorisi
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas