Bahu jalan yang telah terbentuk seperti drainase buatan akibat dialiri air setiap kali hujan deras turun. (Foto: Ist)
  • Ruas Jalan Tentena Hingga Taripa

Poso, Metrosulawesi.id – Ruas jalan dari Tentena hingga Taripa kabupaten Poso Sulawesi tengah, rawan kecelakaan. Bahu jalan hampir di 15 titik mulai ambles dan longsor serta  lubang di sana-sini menganga begitu besar.

Hasil pemantauan di lapangan,  ada bahu jalan yang telah terbentuk seperti drainase buatan setinggi 25 centimeter hingga 50 centimeter. Akibat dialiri air setiap kali hujan deras turun.

Kepada Metrosulawesi, Jumat 27 Mei 2022, salah seorang warga desa Taripa, Hans ( 47) saat ditemui di lokasi tersebut mengakui, kecelakaan sudah beberapa kali terjadi di jalan yang amblas hampir sedalam dua meteran ini.

Hans menunjuk lubang yang menganga di kilometer 3 sebelum Taripa dari Tentena.

“Di lubang ini sudah pernah terjadi kecelakaan. tapi tidak ada yang korban meninggal dunia. Hanya patah tulang tangan,” ujar  Yus, warga desa  Olumokunde kecamatan Pamona Timur Kabupaten Poso.

Sudah hampir 3 tahun kondisi Jalan ini (ruas jalan) seperti ini, sejak dikerjakan oleh TMJ, urainya.  Dan sampai sekarang titik yang amblas sudah dipasang rambu jalan sebagai peringatan rawan dan berbahaya,  tutur Yus yang juga sebagai aparat desa di sana.

Terpisah, Kapolsek Pamona Timur, Iptu  Jufri Lawendatu saat dimintai tanggapannya atas kondisi Jalan Nasional Trans Sulawesi pada ruas Tentena hingga Taripa dikatakannya memang akibat curah hujan deras dan intensitas cukup tinggi, ada bahu jalan yang terkikis dengan air,  ujar Jufri Lawendatu.

“Memang angka kerawanan lalulintas, cukup tinggi pada jalur trans Sulawesi jalan nasional ruas ini. Ini diakibatkan dengan curah hujan cukup deras, akhir akhir ini, dihimbau pengguna jalan untuk berhati-hati,” ungkap Jufri.

Dari amatan dan pemetaan dilapangan ditambahkan Jufri, dimana  bahu bahu jalan banyak yang sudah terkikis oleh air hujan. Sehingga merusak bahu jalan. Dan itu sangat berbahaya bagi pengguna Jalan Nasional Trans Sulawesi.

Sehingga harap Kapolsek Pamona Timur, agar instansi terkait yakni PU-PR / BPJN sesegera mungkin untuk meminimalisir terjadinya kerawanan dengan segera  menanganinya.

“Seperti ada titik yang amblas, riol jalan yang belum dikerjakan, akibat tersumbat air, sehingga membuat bahu jalan rusak dan bisa mengancam terputusnya jalan nasional ruas Tentena hingga Taripa,” pungkasnya.

Reporter: Saiful Sulayapi
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas