Hardi. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Palu, Hardi mengatakan, di Palu ini banyak sekolah yang terpilih menjadi Sekolah Penggerak, tetapi masih minim progres aktivitas akun belajar untuk para siswa.

“Memang untuk Sekolah Penggerak sudah harus menggunakan sistem akun belajar untuk para siswanya. Akun belajar tersebut seharusnya bisa dilaporkan setiap harinya. Sebab Disdikbud Palu bisa memantau akun belajar mereka, jadi ketahuan sekolah yang aktif dan tidak aktif pada akun belajar tersebut,” kata Hardi, di Palu, belum lama ini.

Olehnya itu, Hardi mengimbau kepada seluruh sekolah yang sudah terpilih menjadi Sekolah Penggerak untuk aktif di akun belajar. Sebab Sekolah Penggerak harus bisa menggerakkan yang lainnya.

“Intinya Sekolah Penggerak ini harus bisa menjadi contoh bagi sekolah lainnya dalam hal progres pembelajaran di sekolah,” imbuh Hardi.

Hardi mengatakan, program akun belajar itu sangat penting bagi Sekolah Penggerak, karena sekolah harus bisa memberikan perubahan dalam proses pembelajaran, makanya jika tidak aktif, tentunya sangat disayangkan.

“Kami sudah mengirimkan seluruh data sekolah yang aktif kepada seluruh Sekolah Penggerak yang ada di Kota Palu. Makanya kami meminta agar seluruh sekolah harus tetap aktif dan membiasakan untuk bisa melaporkan aktifitasnya setiap hari, sehingga kami juga bisa mengetahui proses pembelajaran di sekolah,” ujarnya.

Menurutnya, program itu sangat baik. Sekolah yang sudah bisa menerapkan kurikulum Sekolah Penggerak tentunya sejalan dengan pemerintah untuk program Merdeka Belajar.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas