Area Transaction & Funding Manager PT Bank Mandiri Area Palu, I Made Suwastika. (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – Tercatat pada kuartal 1 tahun 2022, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Kantor Area Palu menyebut pertumbuhan bisnis lintas produk perbankan ditopang oleh transformasi layanan digital.

Area Transaction & Funding Manager PT Bank Mandiri Area Palu, I Made Suwastika mengatakan ini sesuai dengan yang ditawarkan ke masyarakat dan berjalan sangat positif. Hal itu didukung geliat perekonomian yang semakin terlihat.

“Ini juga seiring dengan pelonggaran pembatasan sektor usaha pengakses KUR dan produk kredit produktif lainnya. Sehingga pada kuartal 1 mengalami pertumbuhan,” katanya usai dihubungi melalui gawai, Selasa (10/5/2022).

Ia memproyeksikan pertumbuhan sektor bisnis tersebut akan makin meningkat karena didukung oleh layanan digital banking. Bahkan, ia mengaku makin memudahkan akses nasabah, kapanpun dan dimanapun nasabah berada.

“Dengan terus berkembang dari digital via mobile banking Bank Mandiri yakni Livin’ By Mandiri, maka akan memudahkan jangkauan seluruh nasabah kita yang ada di wilayah kerja Area Palu, intinya tumbuh positif,” ungkapnya.

Disisi lain, Bank Mandiri Area Palu pada sektor layanan tanpa kantor atau agen mandiri sampai saat ini telah mencatatkan jumlah sekira 919 agen mandiri yang tersebar di berbagai daerah di wilayah Sulawesi Tengah.

“Agen mandiri adalah konsep yang menjadi prioritas dalam membangun jaringan kepada nasabah Bank Mandiri. Layanan ini untuk melayani kebutuhan transaksi keuangan masyarakat,” katanya.

Berdasarkan data, kata dia, agen Bank Mandiri cukup mengalami pertumbuhan yang signifikan untuk di Sulteng. Terbanyak rekening dan penggajian di daerah Bahodopi, Kabupaten Morowali dengan jumlah 147 agen.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas