APEL - Bupati Morut Delis Julkarson Hehi memimpin apel di pelataran kantor bupati di Kolonodale, Senin (9/5/2022). (Foto: Ist)

Morut, Metrosulawesi.id – Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Morowali Utara (Morut) mengikuti apel di pelataran kantor bupati di Kolonodale, Senin (9/5/2022).

Apel ini dipimpin langsung Bupati Morut Delis Julkarson Hehi. Apel perdana setelah liburan panjang Hari Raya Idul Fitri ini, dihadiri Wabup H. Djira K, Sekda Musda Guntur, para Asisten Staf Ahli, dan Kepala Dinas/Badan di lingkungan Pemda Morut.

Di hadapan para peserta apel pagi itu, Bupati Delis menggaris bawahi beberapa hal penting mengenai tugas dan tanggung jawab yang harus dipatuhi ASN.

Salah satu yang ditekankan adalah soal kemajuan teknologi terutama penggunaan media sosial (medsos) yang tanpa batas.

“Hati-hati bermain medsos, jangan kebablasan,” katanya, mengingatkan.

Bupati menegaskan, ASN diikat aturan dan kode etik yang harus dipatuhi. Siapapun yang melanggar pasti ada sanksinya.

Untuk itu, ia minta kepada Inspektorat dan BKPSDM untuk mengawasi ASN agar tidak terjebak pelanggan akibat ber-medsos.

“Saya ingatkan betul, kita semua terikat dengan aturan. Bijaklah dalam ber-medsos. Jangan tangan kita lebih cepat dari pikiran kita,” ujarnya.

Kepada semua ASN mulai yang terrendah sampai pejabat eselon II, Bupati Delis berharap agar bekerja ikhlas dan mencintai pekerjaannya.

Sebab, dengan bekerja ikhlas dan senang hati, semuanya akan terasa ringan. 

Pada kesempatan tersebut, bupati juga menginformasikan ke depan Pemda Morut akan memasuki era digitalisasi dalam pekerjaan sehari-hari. Mulai absensi, pelaporan kinerja, sampai urusan perencanaan, bisa dilakukan secara digital.

“Saat ini ada tiga operator kita diutus untuk belajar tentang e-Office di Sumedang, Jawa Barat. Secara perlahan kita akan masuk pada era digitalisasi,” jelasnya.

Untuk diketahui, dengan menggunakan aplikasi e-Office, tata kelola pemerintahan lebih efektif dan efisien karena semua dilakukan serba digital. Bahkan di Sumedang, aparat pemerintah setempat tidak terpaku harus bekerja di kantor dengan adanya aplikasi ini. Mereka bisa bekerja dimana saja dan kapan saja.

Reporter: Alekson Waeo
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas