EKSPOS KASUS - Polres Sigi saat melakukan ekspos kasus curas di desa Potoya. (Foto: Metrosulawesi/ Ariston Aporema Sorisi)
  • Korban Harus Dilarikan ke RS

Sigi, Metrosulawesi.id – Kasus dugaan pencurian dan kekerasan (Curas) di desa Potoya, kecamatan Dolo, kabupaten Sigi, terungkap. Polres Sigi, melalui Unit Sat Reskrim baru-baru ini telah merilis pengungkapan kasus dugaan curas tersebut. Pelakunya berjumlah dua orang, satu diantaranya ternyata masih anak di bawah umur, kedua pelaku itu yakni T (16 tahun) dan FL (19 tahun).

Kapolres Sigi AKBP Reja A Simanjuntak menuturkan, tindakan kasus pencurian dengan kekerasan yang dilakukan pelaku mengakibatkan korban harus dilarikan ke Rumah Sakit Torabelo.

“Korban berinisial RN dilarikan ke Rumah Sakit Torabelo karena mengalami luka di bagian kepala,” ujar AKBP Reja.

Mantan Kapolres Bangkep itu menyebutkan, kedua pelaku berhasil ditangkap di lokasi yang berbeda. Pelaku T berusia 16 tahun ditangkap di Desa Jono Oge Kecamatan Sigi Biromaru. Sementara sehari kemudian, pelaku lainnya berinisial FL berusia 19 tahun ditangkap di BTN Puskud Kelurahan Palupi Kecamatan Tatanga Kota Palu. 

“Barang bukti berhasil diamankan antara lain satu unit sepeda motor Revo hitam dan satu handphone merk Oppo warna hitam,” kata Kapolres Sigi. 

Saat dilakukan penyidikan, motif pelaku melakukan pencurian untuk digunakan membeli sabu-sabu dan berfoya-foya. Perwira menengah Polri itu menjelaskan, pelaku pun dijerat dengan pasal 365 ayat 2 ke-2 KUHPidana Juncto pasal 55 ayat 1 KUHPidana.

“Jadi motif pelaku, dari hasil curian tersebut digunakan untuk membeli sabu-sabu dan berfoya-foya,” tuturnya. 

Polisi pun mengimbau kepada masyarakat khususnya pengendara sepeda motor untuk berhati-hati dan tidak menyimpan barang berharga di dashboard motor.

Reporter: Ariston Aporema Sorisi
Editor: Sudirman

Ayo tulis komentar cerdas