Indra A Yosvidar. (Foto: Dok. Metrosulawesi)
  • KPID Sulteng Akan Lanjutkan Sosialisasi

Palu, Metrosulawesi.id – Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Sulteng, Indra A Yosvidar, menegaskan Analog Switch Off (ASO) atau migrasi siaran TV Analog ke Digital bukan batal.

“ASO hanya ditunda, bukan batal karena yang beredar di masyarakat begitu. Kita menunggu saja,” ucap Indra, Minggu 8 Mei 2022.

Dia mengatakan penundaan ASO merupakan keputusan pemerintah pusat melalui kementerian terkait. Meski tertunda, dipastikan tahapan ASO akan berakhir pada November 2022.

“Itu sudah amanat Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker) Tahun 2020, dalam dua tahun harus selesai” ujar Indra.

Indra mengatakan pihaknya akan terus melanjutkan sosialisasi ASO di wilayah Sulawesi Tengah. Tujuannya agar semakin banyak masyarakat yang paham pelaksanaan migrasi siaran analog ke digital.

“Jadi penundaan ini juga menjadi kesempatan bagi kami untuk melanjutkan sosialisasi,” ungkapnya.

Disebutkan, penyaluran Set Top Box (STB) gratis kepada masyarakat miskin juga terus berlanjut melalui tiga pihak yaitu TVRI, MNC TV dan SCTV. Untuk masyarakat mampu diimbau segera membeli STB.

“Perlu kita ingatkan kalau membeli STB harus sudah yang tersertifikasi Kementerian Kominfo, jadi kayak sejenis SNI begitu,” tandas Indra.

Sebelumnya, Balai Monitor (Balmon) Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Palu telah melaksanakan Sosialisasi Analog Switch Off (ASO) atau migrasi siaran TV Analog ke Digital, Kamis 21 April 2022.

Sosialisasi menyasar puluhan lurah, kepala desa (kades) dan camat di wilayah Kota Palu dan Kabupaten Sigi. Balmon Palu menghadirkan narasumber Kepala Diskominfo Provinsi Sulteng diwakili Kabid Informasi dan Komunikasi Publik (IKP), Hasim R, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Sulteng, Indra A Yosvidar, Ketua LPP TVRI Sulteng dan perwakilan MNC TV.

Kepala Balmon Palu, Hermanto, menerangkan pelaksanaan ASO merupakan amanat UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI melalui perangkatnya mendapat tugas menghentikan siaran TV Analog untuk beralih kesiaran Digital.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas