BARANG BUKTI - Wakil Rektor Bidang Akademik Untad, Lukman (tengah) didampingi Kepala Biro Akademik Kemahasiswaan dan Perencanaan Munari (kiri) dan Yutdam Mudin, selaku Koordinator Pelaksana UTBK Untad, memperlihatkan barang bukti dari salah satu peserta UTBK SBMPTN dengan menggunakan joki, pada April 2021. (Foto: Dok Humas Untad)

Palu, Metrosulawesi.id – Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Pusat Universitas Tadulako (Untad) tidak ingin lagi kecolongan dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2022.

Koordinator Pelaksana UTBK LTPMT Pusat Untad, Drs Samsumarlin M.Si, mengungkapkan pihaknya akan melakukan antisipasi perjokian seperti yang terjadi tahun lalu tepatnya pada 2021.

“Kita sudah siapkan metal detector untuk setiap ruangan tempat UTBK SBMPTN,” ungkap Samsumarlin kepada Metrosulawesi, Rabu 27 April 2022.

Selain itu kata dia, petugas akan lebih ketat melakukan pemeriksaan kepada peserta sebelum memasuki ruang ujian. Aksesoris yang digunakan peserta tidak akan diperkenankan untuk dipakai dalam mengikuti ujian.

“Jadi memang petugas juga harus jelih melihat gerak-gerik peserta saat ujian,” ucap Samsumarlin.

Upaya lainnya, akan dilakukan pendataan khusus terhadap peserta dari luar provinsi yang memilih mengikuti UTBK di LTMPT Pusat Untad. Ini dilakukan karena oknum peserta yang menggunakan joki UTBK tahun sebelumnya berasal dari luar daerah.

“Ada indikasi peserta dari luar provinsi beranggapan pengawasan di sini lemah, makanya harus mendapat perhatian khusus,” ujar Samsumarlin.

Samsumarlin mengatakan ratusan petugas akan dikerahkan melakukan pengawasan selama berlangsung UTBK SBMPTN Tahun 2022. Ujian dijadwalkan dua gelombang yaitu pertama mulai 17 – 23 Mei 2022 dan gelombang kedua mulai 28 Mei – 3 Juni 2022.

Pelaksanaannya akan berlangsung di Untad dan dua sekolah kejuruan yaitu SMKN 1 Palu dan SMKN 2 Palu. Masing-masing ruangan ujian akan dijaga dua petugas didampingi tenaga IT.

Adapun pendaftaran SBMPTN Universitas Tadulako (Untad) telah ditutup pada 16 April 2022. Tercatat, jumlah peserta yang akan mengikuti UTBK SBMPTN Pusat Untad sebanyak 8.822 pendaftar.

Diketahui, pada 2021 lalu, Rektor Untad Prof Dr Ir Mahfudz MP, mengungkapkan kecurangan yang dilakukan salah satu peserta UTBK SBMPTN merupakan modus baru dalam perjokian.

“Mereka lebih canggih, ternyata kamera disimpan di dada, dilekatkan di baju dalamnya. Itu menjadi modus baru bagi panitia pusat,” ungkap Prof Mafudz kepada awak media di Palu, Rabu, 14 April 2021.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas