PANTAU - Kasi Intel Junaidi Atjo SH melakukan pemantauan ke salah satu distributor minyak goreng di Kelurahan Baru. (Foto: Istimewa)

Tolitoli, Metrosulawesi.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tolitoli lakukan pemeriksaan kepada CV Sumber Bahagia selaku distributor dan Dinas Perdagangan selaku Satgas Pangan Kabupaten Tolitoli.

Pemeriksaan ini dilakukan atas perintah Kejaksaan Agung kepada seluruh jajaran kejaksaan Tinggi hingga Negeri di seluruh Indonesia untuk melakukan penyidikan tambahan kelangkaan minyak goreng kemasan terhadap para distributor minyak goreng (migor) yang ada di daerah.

Kepala Kejaksaan Negeri Tolitoli Albertinus P Napitupulu, SH.MH kepada wartawan, Sabtu (23/4/2022) menuturkan, jelang hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1443 H yang tinggal seminggu membentuk tim reaksi cepat untuk memantau sejumlah distributor pemasok migor guna memastikan tidak terjadi penimbunan serta kelangkaan minyak goreng.

“Kejaksaan Negeri Tolitoli hari ini mengecek langsung ke gudang milik salah satu distributor yang terletak di Jalan Radio Kabinuang Kelurahan Baru Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli,” ungkapnya.

Lanjut Albertinus P Napitupulu, S.H.,M.H didampingi Kepala Seksi Intelejen Junaidi Atjo SH menambahkan pihaknya telah melakukan penyidikan tambahan kepada CV Sumber Bahagia dan pihak Dinas Perdagangan Kabupaten Tolitoli terkait kelangkaan minyak goreng kemasan.

“Penyidikan tambahan kasus kelangkaan minyak goreng ini kami lakukan pemeriksaan kepada pihak CV Sumber Bahagia selaku distributor dan Dinas Perdagangan selaku tim Satgas Pangan Kabupaten Tolitoli. Ini atas perintah pimpinan atas untuk melengkapi pemeriksaan Kejaksaan Agung setelah menetapkan empat orang tersangka kasus pemberian fasilitas ekspor bahan baku minyak goreng atau Crude Palm Oil (CPO),” ungkapnya.

“Dimana, pihak Kejaksaan Agung menegaskan kemungkinan ada tersangka baru di kasus minyak goreng. Ini juga terkait perintah langsung Presiden Jokowi kepada pihak Kejaksaan Agung untuk memeriksa atau mengusut tuntas mafia minyak goreng hingga ketingkat bawah,” jelasnya.

Reporter: Aco Amir
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas