TEMU MILENIAL - Nilam Sari Lawira (kanan), Ketua DPRD Sulteng didampingi Muhammad Farid Lawira (kiri) sebagai Penggagas acara 'Ramadan Bernilai Bersama Milenial' pada Sabtu, 23 April 2022 berdialog bersama komunitas mobil otomotif milenial Kota Palu, Sonic Speed. (Foto: Metrosulawesi/ Muhammad Faiz Syafar)
  • Swadaya Club, Kelompok Kreatif Nugi dan Ai Wadahi Keresahan Karya Ratusan Milenial Palu

Palu, Metrosulawesi.id – Sebuah giat menarik nan unik kembali terhelat di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah.

Giat yang disiasati oleh dua pemuda inventif yakni Muhammad Anugrah Pratama dan Muhammad Farid Lawira, menyatukan puluhan kelompok atau komunitas asal Palu yang aktif bergerak dalam inovasi.

Mereka memanfaatkan momentum hangatnya persaudaraan lewat buka bersama ibadah puasa ke-21 Ramadan 1443 H, Sabtu, 23 April 2022.

Bahkan meskipun masih terselip hawa panas mentari, acara suka cita itu disambut meriah oleh ratusan pengunjung dari ragam puluhan kelompok tersebut, yang dimulai sejak pukul 17.00 waktu setempat.

Bertajuk ‘Ramadan Bernilai Bersama Milenial’ sekaligus bersama seorang wanita pemimpin, Nilam Sari Lawira, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, acara itu dirangkaikan dengan kuis berhadiah menarik, dialog interaktif lintas komunitas, serta santap malam dan pembagian makanan dus ke masyarakat umum.

Nugi dan Ai, sapaan akrab dua lelaki itu berhasil menyatukan ragam latar belakang komunitas di salah satu bilangan umum, antara lain Ikatan Skuter Adventure Palu (Insap), Stand Up Indo Palu, Hal Seruang, Vatuvuri Scooter Club Palu, Mamboro Skuter Ride, Generasi Milenial Mamboro, PAC Pemuda Pancasila Kota Palu, Sonic Speed (komunitas mobil otomotif Palu), Karang Taruna Kota Palu, Tagara Motorcycle, Antisipasi, Komunitas Sepeda BMX Palu, musisi muda Kota Palu, Bidang EKRAF (Ekonomi Kreatif) Palu, hingga masih banyak lagi.

Salah satu anggota komunitas di Kota Palu yang hadir dalam ‘Ramadhan bernilai bersama milenial’. (Foto: Metrosulawesi/ Muhammad Faiz Syafar)

Sementara Swadaya Club, kelompok yang memolopori acara tersebut yang juga didirikan oleh Nugi dan Ai, disasar mampu memberi kepuasan tersendiri akan keluh kesah peserta dalam membangun komunitas dan kreativitasnya.

Sasaran yang disampaikan langsung dihadapan Nilam Sari dalam dialog santai, rata-rata meminta pemerintah daerah turut berandil banyak dalam mendukung wadah serta fasilitas demi peningkatan ide mereka.

Terlebih banyak dari komunitas pemuda ini telah melek akan besarnya potensi yang dimiliki Bumi Tadulako tercintanya ini. Hal demikian diperkuat dengan rencana besar pemerintah pusat RI yang akan membuat Ibu Kota Negara (IKN) Baru di Kaltim yang berpapasan pulau dengan Kota Palu.

Dialog yang cukup lama berlangsung saking banyaknya ide yang ingin diwujudkan, cukup memberi kepuasan peserta guna menunjang gerak gagasan karya mereka, terlebih di era digitalisasi saat ini.

Pertemuan ini pun diakhiri dengan foto bersama di stan foto kontan yang disediakan, bersama Ketua DPRD Sulawesi Tengah, Nilam Sari Lawira. (*)

Reporter: Muhammad Faiz Syafar

Ayo tulis komentar cerdas