Julianer Adtya Warman. (Foto: Metrosulawesi/ Salam Laabu)
  • Gugatan Perdata CSR Warga Buluri dan Watusampu

Palu, Metrosulawesi.id – Mahkamah Agung (MA) RI, menguatkan putusan Pengadilan Negeri Palu,  dalam gugatan Corporate Social Responsibility (CSR) masyarakat kelurahan Buluri dan Watusampu, kecamatan Ulujadi, Kota Palu, melawan PT. Risgun Perkasa Abadi (RPA) sebagai tergugat 1, PT. Sirtu Karya Utama tergugat 2, dan PT Watu Meriba Jaya tergugat 3, yang dimenangkan masyarakat kedua kelurahan tersebut.

Dalam putusan kasasi yang mengedili sendiri dengan nomor 3760 K/Pdt/2021, MA menghukum ke tiga perusahaan tersebut, dengan membayar CSR kepada masyarakat Watusampu dan Buluri sebesar Rp 2 miliar lebih.

“Menolak permohonan kasasi pemohon PT. RPA, PT. SKU dan PT. WMJ, menguatkan putusan PN Palu, menghukum para pemohon kasasi untuk membayar biaya perkara dalam tingkat kasasi Rp 500 ribu,” demikian amar putusan MA yang diterima Metrosulawesi Rabu 20 April 2022.

Sementara itu, kuasa hukum masyarakat Watusampu dan Buluri yang juga Direktur Lembaga Bantuan Hukum Sulawesi Tengah, Julianer Adtya Warman, kepada Metrosulawesi di ruang kerjanya, Rabu 20 April 2022 mengatakan, bahwa putusan kasasi MA telah memberikan rasa keadilan kepada masyarakat Buluri dan Watusampu atas hak-hak mereka terkait CSR.

“Kami sangat mengapresiasi putusan MA RI yang sudah menguatkan putusan PN Palu,” ujarnya.

Untuk itu kata dia, dlam waktu dekat pihaknya akan memohonkan eksekusi terhadap 3 perusahan Sirtukil diwilayah tersebut di PN Palu, agar secepatnya melaksanakan isi dari putusan MA tersebut.

Reporter: Salam Laabu
Editor: Sudirman

Ayo tulis komentar cerdas